Arti Kata "kelanjar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelanjar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelanjar

1ke·lan·jar Mk a, ber·ke·lan·jar·an a nyeri urat (sesudah diurut)

2ke·lan·jar Mk v, me·nge·lan·jar v memantul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelanjar"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "kelanjar" dalam Kalimat

1.Sumber kelanjar obat-obatan sangat efektif dalam mengurangi rasa sakit pasca urut.
2.Dokter menyarankan pasien untuk menggunakan kelanjar obat untuk mengurangi nyeri otot setelah olahraga.
3.kelanjar obat yang digunakan secara rutin dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kualitas hidup.
4.Pasien yang mengalami nyeri urat harus menggunakan kelanjar obat sesuai anjuran dokter untuk mendapatkan hasil yang optimal.
5.Dalam proses pengobatan, kelanjar obat digunakan sebagai salah satu cara untuk mengurangi rasa sakit pada pasien.

πŸ“š Artikel terkait kata "kelanjar"

Mengenal Kata 'kelanjar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelanjar" - Sumber Nyeri Urat yang Membuat Kita Terkadang Menangis

Kata "kelanjar" seringkali terdengar tidak biasa, terutama bagi mereka yang belum pernah mengalaminya. Namun, bagi mereka yang pernah mengalami nyeri urat, kata ini mungkin sudah tidak asing lagi. Kelanjar dalam arti resmi adalah suatu kondisi nyeri urat yang terjadi setelah diurut. Ini adalah suatu fenomena alami yang dapat dialami oleh banyak orang, terutama setelah melakukan olahraga atau aktivitas yang berat. Pada awalnya, kata "kelanjar" mungkin tidak terdengar begitu penting, tetapi nyatanya, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri urat yang sangat menyakitkan. Banyak orang yang pernah mengalaminya dan merasa sangat sedih karena tidak bisa menemukan cara untuk menghilangkan nyeri urat tersebut. Sayangnya, tidak ada satu cara yang dapat dijadikan sebagai solusi yang efektif untuk menghilangkan kelanjar, tetapi beberapa cara dapat membantu mengurangi gejala tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, kelanjar dapat dialami oleh siapa saja, tidak peduli usia atau jenis kelamin. Bahkan, banyak atlet yang pernah mengalami kelanjar setelah melakukan latihan berat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami kondisi ini dan mencari cara untuk menghilangkannya. Dalam budaya Indonesia, kelanjar seringkali dianggap sebagai suatu hal yang biasa, tetapi tidak ada salahnya jika kita mencoba untuk menemukan cara untuk menghilangkannya. Dengan demikian, kita dapat hidup dengan lebih nyaman dan tidak perlu khawatir dengan nyeri urat yang terkadang membuat kita menangis.