Arti Kata "kelempai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelempai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelempai

ke·lem·pai v, ter·ke·lem·pai v terbaring dng lemah lunglai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelempai"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelempai" dalam Kalimat

1.Pemuda itu terkelempai di lapangan sepak bola setelah mendapat pukulan keras dari lawan.
2.Saya terbaring lemah, kelempai, dan tidak dapat bergerak setelah cedera parah di kecelakaan.
3.Dia terkelempai dalam keadaan lemah, sehingga membutuhkan pertolongan dari seorang teman.
4.Ketika krisis ekonomi melanda negara, banyak warga yang terkelempai dalam kehidupan sehari-hari.
5.Di film itu, pemeran utama terkelempai di pantai setelah terjatuh dari atas bukit.

📚 Artikel terkait kata "kelempai"

Mengenal Kata 'kelempai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelempai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kelempai" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "kelempai" berarti "terbaring dng lemah lunglai" atau "terbaring dengan lemah dan tidak dapat berdiri lagi". Makna ini sebenarnya sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika kata ini pertama kali digunakan dalam bahasa Indonesia sebagai adaptasi dari kata "kelempenai" yang berasal dari bahasa Sunda. Dalam konteks historis, kata "kelempai" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang terbaring lemah dan tidak dapat bergerak. Hal ini mungkin terkait dengan kondisi fisik atau mental yang tidak stabil. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Contoh penggunaan kata "kelempai" dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: "Dia terbaring kelempai setelah jatuh dari sepeda, tidak dapat berdiri lagi." atau "Kondisi ekonomi negara ini sekarang kelempai, banyak orang yang kehilangan pekerjaan." Dengan demikian, kata "kelempai" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai keadaan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kelempai" juga memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Contoh lainnya adalah "Kondisi lingkungan hidup di Indonesia sekarang kelempai, banyak sumber daya yang sudah terkuras." Dengan demikian, kata "kelempai" dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.