Arti Kata "kelincir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelincir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelincir

ke·lin·cir ? gelincir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelincir"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelincir" dalam Kalimat

1.Bumi mengalami gelincir yang signifikan karena perubahan iklim yang serius.
2.Saat hujan lebat, jalan di kota menjadi licin dan siapapun bisa mengalami kecelakaan karena meluncur.
3.Pada masa lalu, permainan tradisional seperti gelincir kayu masih digunakan oleh anak-anak.
4.Siswa perlu berhati-hati saat bermain di kelas karena ada gelincir di koridor yang bisa menyebabkan cedera.
5.Ketika hujan turun, jangan pernah berjalan di atas jalan yang basah karena bisa mengalami kecelakaan gelincir.

📚 Artikel terkait kata "kelincir"

Mengenal Kata 'kelincir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelincir" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Historis

Kata "kelincir" memiliki makna umum sebagai 'ke·lin·cir atau gelincir', yaitu suatu gerakan atau proses yang terjadi secara perlahan-lahan dan tidak terduga. Dalam konteks sejarah, kata ini telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda untuk menggambarkan perubahan atau pergantian kekuasaan. Pada saat itu, "kelincir" digunakan untuk menggambarkan proses perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan dan tidak terduga, seperti perubahan kekuasaan dari pemerintah kolonial ke pemerintah nasional.

Contoh Penggunaan Kata "kelincir"

Kata "kelincir" sering digunakan dalam kalimat yang alami untuk menggambarkan proses perubahan atau pergantian kekuasaan. Contoh-contoh penggunaan kata "kelincir" dalam kalimat yang alami adalah: - "Pergantian kekuasaan di negara ini terjadi secara kelincir, tanpa ada perlawanan yang signifikan." - "Perubahan kebijakan baru di pemerintah ini terjadi secara kelincir, tanpa ada peringatan sebelumnya." - "Pergantian kepemimpinan di perusahaan ini terjadi secara kelincir, tanpa ada perlawanan yang signifikan."

Relevansi Kata "kelincir" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kelincir" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks perubahan atau pergantian kekuasaan, tetapi juga digunakan dalam konteks lain seperti perubahan cuaca atau perubahan keadaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kelincir" digunakan untuk menggambarkan proses perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan dan tidak terduga, seperti perubahan cuaca dari hujan ke cerah atau perubahan keadaan dari panas ke dingin.