Arti Kata "kelocak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelocak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelocak

1ke·lo·cak ark v, me·nge·lo·cak v mengelupas

2ke·lo·cak v, ber·ke·lo·cak v berguncangan (tt benda cair); berpalu (tt ombak di pantai dsb); berkocak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelocak"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelocak" dalam Kalimat

1.Pekerjaan mengelupas kulit pisang dengan hati-hati agar tidak kelocak.
2.Saya harus berhati-hati ketika mengelupas kulit buah karena tidak ingin kelocak.
3.Teknik mengelupas kulit pisang tanpa membuatnya kelocak sangat penting dalam masak-masakan.
4.Pengrajin kayu harus berhati-hati ketika mengelupas lapisan kayu lama agar tidak kelocak.
5.Saya mengelupas kulit jeruk dengan hati-hati agar tidak kelocak dan mengeluarkan getah yang banyak.

📚 Artikel terkait kata "kelocak"

Mengenal Kata 'kelocak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelocak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata kelocak seringkali digunakan dalam berbagai konteks, namun apa sebenarnya makna dari kata ini? Berdasarkan KBBI, kata kelocak memiliki arti "mengelupas" atau "melepas kulit" yang telah lama tidak terpakai lagi. Dalam konteks historis, kata kelocak seringkali digunakan untuk menggambarkan proses pengelupasan kulit binatang yang telah dipasung atau disembelih. Dalam kehidupan sehari-hari, kata kelocak masih digunakan untuk menggambarkan proses perubahan atau pergantian, seperti mengelupas kulit yang telah terlalu kering atau mengelupas lapisan yang tidak lagi perlu. Misalnya, "Dia harus kelocak kulitnya karena sudah terlalu kering" atau "Perusahaan harus kelocak strategi lama karena tidak lagi efektif". Kata kelocak juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam konteks festival atau acara besar, kata kelocak digunakan untuk menggambarkan proses pergantian atau perubahan, seperti mengelupas lapisan lama untuk memberikan kesan baru. Selain itu, kata kelocak juga digunakan dalam konteks spiritual, seperti mengelupas ego atau lapisan pikiran yang telah terlalu kotor.