Arti Kata "keranda" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keranda" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keranda

ke·ran·da n 1 tempat usungan mayat bertutup; 2 batu besar yg dicekungkan bagian atasnya sehingga berbentuk lesung atau palung dan diberi tutup batu, digunakan sbg tempat menyimpan kerangka manusia dl tradisi penguburan prasejarah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keranda"

📝 Contoh Penggunaan kata "keranda" dalam Kalimat

1.keranda itu dibuka oleh keluarga korban untuk menemukan jenazahnya.
2.Penguburan prasejarah menunjukkan penggunaan keranda batu sebagai tempat menyimpan kerangka manusia.
3.keranda yang sederhana itu sudah cukup untuk menghormati lelaki yang meninggal.
4.Di museum, keranda batu dipamerkan sebagai peninggalan budaya purba.
5.keranda itu dibawa keluar dari ruang perawatan dengan hati-hati oleh petugas.

📚 Artikel terkait kata "keranda"

Mengenal Kata 'keranda' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "keranda" - Fungsi dan Penggunaannya dalam Kehidupan

Kata "keranda" seringkali muncul dalam konteks penguburan atau tradisi keagamaan, tetapi apa sebenarnya makna dan fungsi dari kata ini? Keranda dalam arti resmi adalah tempat usungan mayat bertutup, biasanya dibuat dari kayu atau bahan lainnya. Selain itu, keranda juga dapat berarti batu besar yang dicekungkan bagian atasnya sehingga berbentuk lesung atau palung dan diberi tutup batu, digunakan sebagai tempat menyimpan kerangka manusia dalam tradisi penguburan prasejarah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata keranda seringkali digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Contohnya, seseorang mungkin akan berkata, "Keranda ini dibuat dengan sangat hati-hati agar mayat dapat disampaikan dengan hormat." Dalam kalimat ini, kata keranda digunakan untuk menggambarkan tempat usungan mayat yang dibuat dengan cara yang sangat hati-hati. Contoh lain, "Di zaman dahulu, orang-orang menggunakan keranda untuk menyimpan kerangka manusia sebagai tempat persemayaman." Dalam kalimat ini, kata keranda digunakan untuk menggambarkan tempat menyimpan kerangka manusia. Kata keranda juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks tradisi dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa budaya, keranda dianggap sebagai simbol kehormatan dan keagamaan. Oleh karena itu, pembuatan keranda harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan hormat, sehingga mayat dapat disampaikan dengan cara yang baik. Dalam beberapa tradisi, keranda juga digunakan sebagai tempat menyimpan kerangka manusia, sehingga dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi orang-orang untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap tradisi dan budaya mereka.