Arti Kata "takuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "takuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

takuk

ta·kuk n takik yg agak dalam (pd pohon nyiur dsb), tempat tumpuan kaki ketika memanjat: -- takak, bermacam-macam takik dan takuk;
ber·ta·kuk v ada takuknya;
yg ~ yg ditebang, yg bergaris yg dipahat, pb sudah menurut aturan (adat) yg biasa;
me·na·kuk v 1 memarang dsb untuk membuat takuk; menakik: ~ batang nyiur; 2 menentukan (janji, hari, waktu, dsb): ~ hari untuk bekerja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "takuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "takuk" dalam Kalimat

1.Pada saat memanjat pohon nyiur, saya harus mencari takuk yang tepat untuk berdiri.
2.Guru meminta saya untuk menemukan contoh alam yang memiliki takuk sebagai contoh pembelajaran.
3.Pada zaman dahulu, masyarakat memiliki aturan untuk menakuk pohon nyiur sebelum digunakan.
4.Saya harus menakuk batang nyiur dengan hati-hati agar tak kusam dan bisa digunakan dalam waktu lama.
5.Pada hari libur, saya sudah menakuk hari untuk bekerja pada hari Senin berikutnya.

📚 Artikel terkait kata "takuk"

Mengenal Kata 'takuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "takuk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "takuk" dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang unik dan kaya. Dalam konteks resmi, kata ini berarti ta·kuk n takik yg agak dalam (pd pohon nyiur dsb), tempat tumpuan kaki ketika memanjat. Takuk adalah salah satu contoh dari takik yang terdapat pada pohon-pohon tertentu, seperti nyiur, yang digunakan sebagai tempat tumpuan kaki saat memanjat. Takuk juga memiliki makna lainnya, yaitu ber·ta·kuk v ada takuknya; yg ~ yg ditebang, yg bergaris yg dipahat, pb sudah menurut aturan (adat) yg biasa. Ini menunjukkan bahwa kata "takuk" memiliki kaitan dengan pembuatan kayu atau pohon yang telah dipahat sesuai dengan aturan adat. Selain itu, kata "takuk" juga dapat digunakan dalam bentuk verba, seperti me·na·kuk v 1 memarang dsb untuk membuat takuk; menakik: ~ batang nyiur; 2 menentukan (janji, hari, waktu, dsb): ~ hari untuk bekerja. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "takuk" masih digunakan di berbagai konteks. Misalnya, ketika memanjat pohon nyiur, kita harus mencari takuk yang tepat untuk menjadi tempat tumpuan kaki. Selain itu, kata "takuk" juga digunakan dalam konteks budaya dan tradisi Indonesia. Contoh lainnya adalah ketika seseorang memutuskan hari dan waktu untuk bekerja, mereka dapat berkata "hari ini, aku akan menakuk hari Senin untuk bekerja". Jadi, kata "takuk" memiliki makna yang luas dan beragam dalam Bahasa Indonesia. Dalam budaya Indonesia modern, kata "takuk" masih sangat relevan. Masyarakat kita masih menghargai tradisi dan adat istiadat yang telah ada sejak lama. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenal dan memahami kata "takuk" dalam konteksnya yang tepat.