Arti Kata "kerangkang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerangkang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerangkang

ke·rang·kang ? kelangkang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerangkang"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "kerangkang" dalam Kalimat

1.kerangkang kupu-kupu sangat tipis dan fleksibel sehingga mudah berubah.
2.Di dalam hutan hujan, seekor ular mencari mangsa yang tersembunyi di balik kerangkang batu besar.
3.Pada masa lalu, kerangkang binatang laut digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kerajinan.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, kerangkang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kerajinan tangan.
5.Sebagai contoh, kerangkang kupu-kupu digunakan sebagai simbol kebebasan dalam beberapa budaya tradisional.

πŸ“š Artikel terkait kata "kerangkang"

Mengenal Kata 'kerangkang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kerangkang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kerangkang" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, "kerangkang" memiliki arti resmi sebagai "keβ€’rangsβ€’ang, kelangsβ€’ang" yang merujuk pada bagian tubuh hewan yang melindungi organ dalam. Namun, dalam konteks sosial dan historis, kata "kerangkang" sering digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan perasaan ketakutan, cemas, atau terjebak dalam situasi tertentu. Dalam budaya Indonesia, kata "kerangkang" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan perasaan yang tidak nyaman atau ketakutan. Misalnya, "Saya merasa ketakutan dan kerangkang ketika melihat seekor kucing di malam hari." Atau, "Dia merasa kerangkang karena harus berbicara di depan kelas." Contoh lainnya, "Saya merasa kerangkang ketika harus menghadapi tekanan waktu untuk menyelesaikan proyek." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kerangkang" juga memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, seseorang yang merasa kerangkang ketika harus menghadapi kehilangan atau perubahan besar dalam hidupnya. Dalam budaya Indonesia, kata "kerangkang" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak nyaman atau tidak bebas, seperti merasa terjebak dalam situasi tertentu. Dengan demikian, kata "kerangkang" menjadi sebuah kata yang kompleks dan dapat diinterpretasikan dalam berbagai konteks.