Arti Kata "kerempung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerempung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerempung

ke·rem·pung ark n perut sebelah bawah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerempung"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerempung" dalam Kalimat

1.Seorang anak sedang berbaring dengan kerempungnya terasa sakit setelah jatuh dari sepeda.
2.Pernyataan tersebut menggambarkan perasaan anak yang mengalami cedera.
3.Ketika sedang berolahraga, seorang atlet mengalami kerempung yang hebat akibat gesekan dengan tanah.
4.Kerjaan di lapangan yang berat membuat pekerja merasa kerempung di perutnya.
5.Dalam puisi tersebut, kerempungnya sang penulis menggambarkan kesulitan hidup yang dialami oleh masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "kerempung"

Mengenal Kata 'kerempung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kerempung" - Inspirasi yang Tidak Pernah Mati

Kata "kerempung" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan perut sebelah bawah yang kembung. Namun, apa yang sebenarnya dimaksud dengan "kerempung"? Berikut adalah penjelasan tentang makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini.

Sejarah dan Makna Umum

Kata "kerempung" berasal dari kata "rempung", yang berarti "kembung" atau "membungkuk". Dalam bahasa Melayu, kata ini digunakan untuk menggambarkan perut yang kembung atau membungkuk, biasanya akibat makan terlalu banyak atau memiliki penyakit. Dalam konteks sosial, kata "kerempung" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang merasa kesulitan atau kelelahan.

Penggunaan Kata "Kerempung" dalam Kalimat

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "kerempung" dalam kalimat yang alami: - Setelah makan terlalu banyak, perutnya menjadi kerempung dan tidak nyaman. - Saya merasa kerempung setelah berjalan kaki selama beberapa jam. - Ibu saya selalu mengatakan bahwa makan terlalu banyak dapat membuat perut kerempung.

Relevansi Kata "Kerempung" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kerempung" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks makanan dan kesehatan. Dalam budaya Indonesia, makan terlalu banyak adalah hal yang umum dan seringkali dianggap sebagai tanda kebahagiaan atau keberhasilan. Namun, perlu diingat bahwa makan terlalu banyak juga dapat menyebabkan perut kerempung dan tidak nyaman. Dalam kesimpulan, kata "kerempung" adalah kata yang penting dalam bahasa Indonesia, yang digunakan untuk menggambarkan perut sebelah bawah yang kembung. Dengan memahami makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini, kita dapat menggunakan kata "kerempung" dengan lebih tepat dan efektif dalam percakapan sehari-hari.