Arti Kata "sapir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sapir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sapir

1sa·pir ark n serdadu bagian zeni

2sa·pir ? safir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sapir"

📝 Contoh Penggunaan kata "sapir" dalam Kalimat

1.Dalam konteks militer, pasukan zeni melibatkan sejumlah serdadu sapir untuk mengangkut barang.
2.Para mahasiswa kuliah arsitektur membutuhkan sapir untuk membawa bahan bangunan ke lokasi proyek.
3.Dalam permainan perang, karakter sapir memainkan peran penting sebagai pengangkut pasukan.
4.Komandan pasukan memerintahkan pasukan sapir untuk mengangkut persediaan makanan ke markas besar.
5.Di festival budaya, sekelompok sapir berlatih untuk mengangkut patung besar menuju patung peninggalan bersejarah.

📚 Artikel terkait kata "sapir"

Mengenal Kata 'sapir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sapir" - Serdadu Zhenya dalam Sejarah Perang

Pada abad ke-19, kata sapir mulai digunakan untuk menggambarkan serdadu bagian zeni yang sangat spesifik. Dalam konteks historis, sapir merujuk pada anggota militer yang bertugas sebagai penegak hukum, menjaga tata tertib, dan melaksanakan tugas penjagaan. Mereka seringkali diposisikan sebagai pasukan elit dan memiliki tugas yang kompleks. Dalam kalimat yang alami, sapir dapat digunakan sebagai berikut: - Pasukan sapir berusaha untuk menjaga keamanan di daerah yang rawan konflik. - Komandan pasukan sapir harus membuat keputusan yang tepat untuk menjaga stabilitas keamanan. - Pasukan sapir dipilih dari kalangan yang terlatih dan memiliki kemampuan khusus. Dalam kehidupan sehari-hari, istilah sapir mungkin sudah tidak lagi digunakan secara umum. Namun, dalam konteks budaya Indonesia modern, sapir masih memiliki makna yang kuat, terutama dalam konteks perang dan militer. Mereka masih dihargai sebagai pasukan elit yang berdedikasi untuk menjaga keamanan dan stabilitas.