Arti Kata "kerlip" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerlip" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerlip

1ker·lip n cahaya kecil yg sinarnya tampak terputus-putus (sebentar terang, sebentar redup); kelip (tt cahaya, mata): suasana hening, sepi, dan gelap, tiada suara dan -- lampu;
be·ker·lip v berkelip-kelip; berkedip-kedip;
me·nger·lip v bekerlip; berkedip;
se·ker·lip n sekejap (mata); sesaat

2ker·lip v cak jatuh cinta; perlip

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerlip"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerlip" dalam Kalimat

1.Cahaya lampu kerlip di dalam ruangan menambahkan kesan hening dan sepi.
2.Mata itu kerlip-kelip ketika melihat sesuatu yang menakutkan.
3.Pada malam hari, langit di atas kerlip dengan bintang-bintang yang berkilau.
4.Suasana di dalam ruangan menjadi gelap setelah lampu penerangan mati, hanya ada kerlip cahaya remeh.
5.Pada saat itu, mata saya kerlip karena melihat sesuatu yang tidak terduga.

📚 Artikel terkait kata "kerlip"

Mengenal Kata 'kerlip' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kerlip" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kerlip" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan cahaya kecil yang sinarnya tampak terputus-putus. Makna ini memiliki kaitan dengan suasana hening, sepi, dan gelap, di mana tiada suara dan cahaya yang mengganggu. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin dikaitkan dengan penggunaan lampu yang kurang memadai pada masa lalu, sehingga cahaya yang diterima hanya dalam bentuk kerlip-kerlip. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kerlip" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ketika saya melihat lampu jalan yang berkerlip-kerlip, saya merasa sedikit takut karena suasana malam yang gelap." Dalam kalimat ini, kata "kerlip" menggambarkan cahaya yang lemah dan tidak stabil. Contoh lainnya adalah, "Saat matahari terbenam, langit berkerlip-kerlip dengan warna merah dan oranye yang indah." Dalam kalimat ini, kata "kerlip" digunakan untuk menggambarkan perubahan warna langit yang terjadi pada saat matahari terbenam. Kata "kerlip" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi yang memerlukan perhatian khusus. Misalnya, saat mengemudi di malam hari, kita harus berhati-hati dengan lampu lain yang berkerlip-kerlip sehingga tidak mengganggu pandangan. Selain itu, kata "kerlip" juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam sastra atau seni yang menggambarkan suasana hening dan sepi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kerlip" dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan perasaan yang lebih dalam dan kompleks.