Arti Kata "keroncang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keroncang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keroncang

ke·ron·cang ark n kerajang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keroncang"

📝 Contoh Penggunaan kata "keroncang" dalam Kalimat

1.Kereta api yang melalui daerah pegunungan sangat berbahaya karena jalurnya yang curam dan keroncang.
2.Pemilik kapal harus berhati-hati dalam membawa muatan berat karena kapal tersebut sangat rentan terhadap keroncang.
3.Kami harus memperhatikan keamanan kerja karena mesin yang baru ditempatkan sangat berat dan rentan terhadap keroncang.
4.Kerajinan tangan yang terbuat dari kayu seringkali mengalami keroncang akibat perubahan suhu dan kelembaban lingkungan.
5.Dalam proses pengujian, kami menemukan bahwa struktur bangunan yang baru dibangun rentan terhadap keroncang akibat getaran bumi.

📚 Artikel terkait kata "keroncang"

Mengenal Kata 'keroncang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Keroncang" dalam Bahasa Indonesia

Kata "keroncang" seringkali tidak dipahami dengan baik oleh masyarakat luas. Namun, kata ini mempunyai makna yang penting dalam konteks historis dan sosial di Indonesia. Menurut KBBI, keroncang berarti "ke-ron-cang, ark n kerajang". Makna ini dapat diartikan sebagai benda yang digunakan untuk menerjunkan benih padi ke dalam sawah atau ladang. Dalam konteks sejarah, keroncang digunakan sebagai alat untuk menanam padi. Alat ini terbuat dari kayu atau bambu dan dirancang untuk menerjunkan benih padi ke dalam tanah dengan efisien. Dalam beberapa daerah di Indonesia, keroncang masih digunakan sebagai alat pertanian tradisional. Berikut beberapa contoh penggunaan kata keroncang dalam kalimat yang alami: "Pada musim tanam, petani menggunakan keroncang untuk menanam padi di sawah." atau "Saya melihat petani menggunakan keroncang untuk menerjunkan benih padi ke dalam tanah." Kata keroncang juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam beberapa daerah, keroncang digunakan sebagai simbol kehidupan petani dan kesibukan dalam menanam padi. Selain itu, kata keroncang juga dapat diartikan sebagai suatu hal yang memerlukan kerja keras dan kesabaran, seperti menanam padi. Oleh karena itu, kata keroncang memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks dibandingkan dengan penerapannya pada konteks sejarah dan sosial.