Arti Kata "lubang kepundan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lubang kepundan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lubang kepundan

mulut gunung berapi; kawah gunung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lubang kepundan"

📝 Contoh Penggunaan kata "lubang kepundan" dalam Kalimat

1.Gunung berapi aktif memiliki lubang kepundan yang mencolok di puncaknya.
2.Para peneliti meneliti lubang kepundan gunung berapi untuk memahami proses vulkanik.
3.Kawah gunung berapi yang sering disebut lubang kepundan telah menjadi tujuan wisata populer.
4.lubang kepundan gunung berapi dapat menjadi sumber air tawar yang dapat digunakan penduduk.
5.Kami harus berhati-hati ketika mendekati lubang kepundan gunung berapi yang sedang erupsi.

📚 Artikel terkait kata "lubang kepundan"

Mengenal Kata 'lubang kepundan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lubang kepundan" - Ciri-Ciri Kawah Gunung Berapi

Definisi dan Sejarah

Kata lubang kepundan dalam bahasa Indonesia memiliki makna resmi sebagai "mulut gunung berapi; kawah gunung". Konsep ini telah dikenal sejak zaman kuno, ketika manusia pertama kali menyadari bahwa gunung berapi dapat menghasilkan erupsi yang dahsyat. Lubang kepundan adalah bagian dari struktur geologi yang unik, menandakan bahwa gunung berapi tersebut masih aktif dan siap untuk meletus kembali.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Penggunaan kata lubang kepundan dalam kalimat yang alami dapat dilihat dari beberapa contoh berikut. Ketika kita berbicara tentang gunung berapi yang masih aktif, seperti Gunung Merapi di Jawa Tengah, kita dapat mengatakan bahwa lubang kepundannya masih terbuka dan siap untuk meletus. Sementara itu, gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi, seperti Gunung Krakatau, memiliki lubang kepundan yang tertutup dan tidak lagi beraktivitas.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Lubang kepundan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar gunung berapi. Mereka harus selalu siap-siap untuk menghadapi bahaya erupsi yang dapat terjadi kapan saja. Selain itu, lubang kepundan juga menjadi destinasi wisata yang menarik bagi para pendaki dan peneliti geologi. Mereka dapat belajar lebih dalam tentang proses pembentukan gunung berapi dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.