Arti Kata "kerongkongan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerongkongan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerongkongan

ke·rong·kong·an lihat rongkong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerongkongan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerongkongan" dalam Kalimat

1.Dia merasa sakit di kerongkongan setelah makan makanan pedas.
2.kerongkongan ibu menjadi tegang ketika dia harus berbicara di depan banyak orang.
3.Di rumah sakit, dokter akan melakukan pemeriksaan kerongkongan pasien yang mengalami sakit perut.
4.Dia mencoba untuk menghilangkan sakit di kerongkongan dengan minum air hangat.
5.Pada pertunjukan teater, aktor harus berlatih cara bernapas yang benar untuk menghindari sakit kerongkongan.

📚 Artikel terkait kata "kerongkongan"

Mengenal Kata 'kerongkongan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kerongkongan" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks

Kata "kerongkongan" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini mengacu pada bagian tengah dari tubuh manusia yang menghubungkan mulut dengan lambung. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya dan sosial yang lebih luas. Dalam sejarah, kata "kerongkongan" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan kesusahan atau kesulitan yang dialami oleh seseorang. Misalnya, seseorang yang mengalami kesulitan dalam menghadapi masalah keuangan dapat dikatakan memiliki "kerongkongan" yang berat.

Penggunaan dalam Kalimat

Kata "kerongkongan" dapat digunakan dalam kalimat yang alami dan bermakna. Contohnya, "Ia memiliki kerongkongan yang berat ketika menghadapi keputusan sulit." Dalam kalimat ini, kata "kerongkongan" digunakan untuk menggambarkan keadaan kesusahan yang dialami oleh seseorang. Contoh lainnya adalah, "Kerongkongan ibunya berdebar-debar ketika melihat anaknya yang sakit." Dalam kalimat ini, kata "kerongkongan" digunakan untuk menggambarkan keadaan emosi yang dialami oleh ibu.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kerongkongan" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan kesusahan atau kesulitan yang dialami oleh seseorang. Misalnya, seseorang yang mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan dapat dikatakan memiliki "kerongkongan" yang berat. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks humor dan ironi, misalnya, "Kerongkonganku berat karena harus makan sayuran yang tidak enak." Dalam kalimat ini, kata "kerongkongan" digunakan untuk menggambarkan keadaan kesusahan yang dialami oleh seseorang dalam konteks humor.