Arti Kata "keskul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keskul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keskul

kes·kul ark n tempat makanan terbuat dr tempurung yg biasa dibawa oleh pengemis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keskul"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "keskul" dalam Kalimat

1.Pengemis membawa kessul sebagai sumber makanan sederhana.
2.Di pedagang kaki lima, banyak kessul yang dijual sebagai camilan.
3.Tentang kessul, orang-orang masih banyak membahasnya dalam diskusi sejarah.
4.Kami harus mengurangi konsumsi kessul supaya lingkungan lebih bersih.
5.Di festival, penjual makanan menawarkan kessul dengan rasa yang lezat.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "keskul"

Mengenal Kata 'keskul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Keskul" - Inspirasi dari Makanan Khas Pengemis

Kata "keskul" merupakan istilah yang muncul dalam bahasa Indonesia, yang memiliki makna sebagai tempat makanan terbuat dari tempurung yang biasa dibawa oleh pengemis. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini terkait dengan kehidupan pengemis yang sering kali menghadapi kesulitan dalam mencari nafkah. Mereka biasanya mengandalkan sumbangan dari masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Contoh penggunaan kata "keskul" dalam kalimat yang alami antara lain:

Si pengemis itu membawa keskul sebagai sarana untuk meminta sumbangan dari masyarakat. Dengan membawa keskul ini, ia berharap dapat mendapatkan makanan untuk dimakan. Bahkan, beberapa pengemis juga menjual keskul yang mereka buat sendiri sebagai sumber pendapatan.

Kata "keskul" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, beberapa komunitas di Indonesia masih mengadopsi tradisi pengemis yang membawa keskul sebagai simbol kemiskinan dan kesulitan. Namun, pada saat yang sama, kata ini juga mengingatkan kita akan pentingnya empati dan perhatian terhadap mereka yang sedang mengalami kesulitan.