Arti Kata "likut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "likut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

likut

li·kut, ber·li·kut Mk v mengendap (bersembunyi) di balik sesuatu: anak itu ~ di belakang ibunya;
me·li·kut v berlikut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "likut"

📝 Contoh Penggunaan kata "likut" dalam Kalimat

1.Anak itu berlikut di balik ibunya saat menghindari orang tua yang marah.
2.Siswa itu melewati ujian dengan licik, berlikut dari jawaban yang salah ke yang benar.
3.Dalam cerita rakyat, setan berlikut di balik pohon bambu untuk menipu para pengembara.
4.Seorang politisi berusaha berlikut dari tanggung jawab atas kegagalan proyek besar yang dia pimpin.
5.Di dalam novel, pria itu berlikut di balik identitas palsu untuk melindungi dirinya dari musuh lamanya.

📚 Artikel terkait kata "likut"

Mengenal Kata 'likut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "likut" - Menghindari Dengan Cerdik

Kata "likut" memiliki makna yang menarik dan sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Pada dasarnya, likut berarti mengendap atau bersembunyi di balik sesuatu, seperti anak yang bersembunyi di balik ibunya. Konsep ini juga dapat diartikan sebagai berlikut, yaitu mengikuti seseorang atau sesuatu dengan diam-diam. Dalam sejarah, kata likut telah digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam bahasa Jawa, likut memiliki arti yang sama, yaitu mengendap atau bersembunyi. Dalam konteks sosial, kata ini juga dapat diartikan sebagai cara untuk menghindari konflik atau masalah dengan cara yang cerdik. Dengan demikian, berlikut menjadi strategi yang efektif dalam menghadapi situasi sulit. Contoh penggunaan kata likut dalam kalimat yang alami adalah: - Anak itu berlikut di belakang ibunya agar tidak terlihat oleh kakeknya. - Ibu saya likut di belakangku agar tidak terlihat oleh tetangga. - Saya harus berlikut di belakang teman saya agar tidak terlihat oleh guru. Dalam kehidupan sehari-hari, kata likut masih sangat relevan. Dalam budaya Indonesia, berlikut adalah strategi yang efektif dalam menghadapi situasi sulit. Misalnya, dalam situasi konflik, seseorang dapat berlikut di belakang kelompok yang lebih kuat untuk menghindari risiko. Dengan demikian, kata likut tetap menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang sangat berguna.