Arti Kata "kesot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kesot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kesot

ke·sot /késot/ v, ber·ke·sot v maju berangsur-angsur dng menggeserkan pantat (spt anak yg belum pandai berjalan, orang lumpuh);
me·nge·sot v berkesot;
ter·ke·sot-ke·sot adv dl keadaan mengesot: anak kecil itu ~ menghampiri ibunya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kesot"

📝 Contoh Penggunaan kata "kesot" dalam Kalimat

1.Anak kecil itu mulai belajar berjalan, tetapi masih harus berkesot untuk mendapatkan keseimbangan.
2.Saya melihat seorang lansia yang berusia lanjut terke·sot-ke·sot dalam berjalan karena kelemahan ototnya.
3.Pada masa kecil, saya sering berkesot untuk menggapai buah di atas pohon.
4.Anak itu masih belajar berjalan dan harus berke·sot-ke·sot untuk tidak jatuh.
5.Pada saat itu, ibu saya masih terlihat berke·sot-ke·sot dalam berjalan karena cedera lututnya yang serius.

📚 Artikel terkait kata "kesot"

Mengenal Kata 'kesot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kesot" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kesot" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan aksi berjalan yang tidak terlalu stabil atau berangsur-angsur, seringkali oleh anak-anak yang belum pandai berjalan atau orang yang memiliki kesulitan bergerak. Dalam konteks historis dan sosial, kata "kesot" mungkin tidak begitu populer, namun dalam kehidupan sehari-hari, kata ini masih sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Dalam kalimat alami, kata "kesot" dapat digunakan seperti ini: "Anak kecil itu ~ menghampiri ibunya dengan langkah yang tidak terlalu stabil." Atau, "Orang tersebut ~ ke arah pintu dengan perlahan-lahan." Contoh lainnya adalah, "Anak itu mulai ~ ke arah sepeda, tetapi belum bisa menjaga keseimbangannya." Kata "kesot" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Misalnya, ketika kita melihat orang yang mulai ~ ke arah tempat parkir, kita mungkin akan mengerti bahwa mereka sedang mencoba menjaga keseimbangan untuk tidak terjatuh. Atau, ketika kita melihat anak yang mulai ~ ke arah sepeda, kita mungkin akan merasa bahagia karena melihat anak tersebut sedang belajar berjalan. Dalam budaya Indonesia, kata "kesot" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan proses belajar atau mengembangkan keterampilan. Misalnya, "Belajar bahasa Inggris adalah proses yang ~, tapi dengan latihan yang terus-menerus, kita dapat menjadi lebih mahir." Dengan demikian, kata "kesot" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk terus belajar dan berkembang.