Arti Kata "ketual" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ketual" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ketual

ke·tu·al ? katwal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ketual"

📝 Contoh Penggunaan kata "ketual" dalam Kalimat

1.Dalam pelatihan keamanan, dia dipilih sebagai ketua tim untuk memimpin latihan tersebut.
2.Dia menjabat sebagai ketua komisi yang bertugas mengawasi proyek pembangunan jalan.
3.Sebagai ketua klub sepak bola, dia harus memimpin tim untuk mencapai tujuan tertinggi.
4.Di sekolah, dia dipilih sebagai ketua kelas untuk memimpin teman-temannya dalam aktivitas sekolah.
5.Dia menjabat sebagai ketua yayasan yang bertujuan membantu anak-anak yatim piatu.

📚 Artikel terkait kata "ketual"

Mengenal Kata 'ketual' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ketual" - Pentingnya Jaga Keselamatan di Tempat Kerja

Kata "ketual" dalam bahasa Indonesia memiliki makna umum sebagai "sopir kereta api" atau "penjaga kereta api". Kata ini berasal dari kata "katwal" yang diambil dari bahasa Belanda, "spoorwegwachter". Dalam konteks sejarah, sopir kereta api memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan penumpang dan kereta api selama beroperasi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ketual" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ketual harus selalu siaga saat kereta api melintas" atau "Ketual harus memastikan keselamatan penumpang sebelum kereta api berangkat". Contoh lainnya adalah "Sopir kereta api harus memiliki keahlian dan pengetahuan yang cukup untuk menjalankan kereta api". Dalam budaya Indonesia modern, sopir kereta api atau penjaga kereta api memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang. Dengan demikian, pentingnya ketual tidak dapat diabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka harus selalu siaga dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjalankan kereta api dengan aman dan nyaman.