Arti Kata "khurafat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "khurafat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

khurafat

khu·ra·fat n dongeng (ajaran dsb) yg tidak masuk akal; takhayul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "khurafat"

📝 Contoh Penggunaan kata "khurafat" dalam Kalimat

1.Pengajar mengingatkan kepada siswa agar tidak percaya pada khurafat yang beredar luas di masyarakat.
2.Para pakar ilmu pengetahuan menolak mempercayai khurafat yang beredar di kalangan masyarakat awam.
3.Dalam cerita rakyat tersebut, tokoh utama jatuh ke dalam khurafat dan akhirnya mengalami nasib buruk.
4.Sang imam mengatakan bahwa khurafat dan kejahatan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
5.Dibutuhkan penalaran yang tajam untuk membedakan antara fakta dan khurafat dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "khurafat"

Mengenal Kata 'khurafat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Khurafat" - Pentingnya Menghindari Takhayul

Makna dan Konteks Historis Kata Khurafat

Kata "khurafat" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, khurafat diartikan sebagai dongeng atau ajaran yang tidak masuk akal, atau bahasa lainnya, takhayul. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika masyarakat percaya pada berbagai mitos dan dongeng yang tidak didukung oleh bukti ilmiah. Pada masa itu, khurafat sering digunakan sebagai alat bantu untuk menjelaskan fenomena alam yang belum dipahami.

Contoh Penggunaan Kata Khurafat dalam Kalimat

Penggunaan kata khurafat dapat dilihat dalam kalimat berikut: * "Dia tidak percaya pada khurafat tentang adanya makhluk halus di hutan." (Dalam konteks ini, "khurafat" merujuk pada dongeng tentang adanya makhluk halus di hutan yang tidak didukung oleh bukti ilmiah.) * "Ia berusaha menghindari khurafat tentang keberadaan roh di bumi." (Dalam kalimat ini, "khurafat" merujuk pada ajaran atau keyakinan yang tidak masuk akal tentang keberadaan roh di bumi.) * "Dia tidak percaya pada khurafat tentang adanya keajaiban yang dapat membantu orang untuk menjadi kaya." (Dalam kalimat ini, "khurafat" merujuk pada dongeng atau ajaran yang tidak masuk akal tentang keberadaan keajaiban yang dapat membantu orang menjadi kaya.)

Relevansi Kata Khurafat dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, khurafat masih sangat relevan. Pada masa modern ini, banyak orang masih percaya pada berbagai mitos dan dongeng yang tidak didukung oleh bukti ilmiah. Namun, penting untuk menghindari khurafat dan berpikir logis untuk menghadapi masalah. Dengan demikian, kita dapat membuat keputusan yang lebih baik dan hidup lebih bijak.