Arti Kata "lepas bantal berganti tikar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lepas bantal berganti tikar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lepas bantal berganti tikar

Peribahasa seorang laki-laki kawin dengan saudara perempuan atau keluarga istrinya yang meninggal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lepas bantal berganti tikar"

📝 Contoh Penggunaan kata "lepas bantal berganti tikar" dalam Kalimat

1.Pernikahan antara adik laki-laki dan adik perempuan dari ayah yang sama adalah lepas bantal berganti tikar.
2.Orang tua yang meninggal, sang ibu, telah meninggalkan tiga orang suami.
3.Dalam masyarakat adat, istilah "lepas bantal berganti tikar" sering digunakan untuk menggambarkan pernikahan antara saudara kandung.
4.Pernikahan antara adik laki-laki dan adik perempuan dari ibu yang sama dianggap sebagai pernikahan yang melanggar norma sosial dan dapat diibaratkan sebagai lepas bantal berganti tikar.
5.Sebagai contoh peribahasa, "lepas bantal berganti tikar" sering digunakan dalam konteks etika dan moral untuk menggambarkan perilaku yang tidak pantas dan melanggar norma sosial.

📚 Artikel terkait kata "lepas bantal berganti tikar"

Mengenal Kata 'lepas bantal berganti tikar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lepas Bantal Berganti Tikar" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa "lepas bantal berganti tikar" adalah salah satu ungkapan yang populer di masyarakat Indonesia. Kata ini memiliki makna yang unik dan menarik, yaitu menggambarkan situasi ketika seorang laki-laki kawin dengan saudara perempuan atau keluarga istrinya yang meninggal. Dalam konteks sejarah, peribahasa ini muncul karena adat istiadat masyarakat Indonesia yang pada masa lalu masih menjalankan sistem kekerabatan yang sangat kuat. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, "lepas bantal berganti tikar" sering digunakan untuk menggambarkan perubahan yang signifikan dalam kehidupan seseorang. Misalnya, "Setelah istrinya meninggal, dia melakukan **lepas bantal berganti tikar** dengan saudarinya yang masih hidup." Atau, "Ketika suaminya meninggal, dia melakukan **lepas bantal berganti tikar** dengan keluarga suaminya untuk mendapatkan dukungan." Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa "lepas bantal berganti tikar" masih relevan. Banyak orang yang melakukan perubahan dalam kehidupan mereka untuk menghadapi situasi sulit. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa ini digunakan sebagai inspirasi untuk menghadapi perubahan yang tidak terduga. Dengan demikian, "lepas bantal berganti tikar" menjadi simbol kekuatan dan keberanian seseorang dalam menghadapi perubahan. Dalam keseluruhan, peribahasa "lepas bantal berganti tikar" adalah contoh ungkapan yang unik dan menarik di masyarakat Indonesia. Dengan makna yang jelas dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, peribahasa ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menghadapi perubahan yang tidak terduga.