Arti Kata "kirik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kirik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kirik

1ki·rik v, me·ngi·rik v berdiri bulu roma

2ki·rik Jw n anak anjing

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kirik"

📝 Contoh Penggunaan kata "kirik" dalam Kalimat

1.Saya menghirup udara segar di pagi hari yang sejuk, membuat kulit saya merasa ringan dan tidak terasa ada kirik di bagian wajah.
2.Saat bermain bola basket, ia melihat lawannya yang melakukan gerakan kirik ke arahnya, sehingga ia harus siap menangkisnya.
3.Dalam kesadaran diri, suara keras yang menggetarkan telinga membuat saya merasa ada kirik di bagian telinga.
4.Saya merasa sakit di bagian kepala karena makanan yang terlalu pedas, menyebabkan ada kirik kecil di belakang mata.
5.Saat berlatih musik, instrumen yang tidak disetel dengan benar membuatnya merasa ada kirik di bagian telinga dan mengganggu konsentrasi.

📚 Artikel terkait kata "kirik"

Mengenal Kata 'kirik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kirik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kirik" seringkali digunakan dalam konteks yang berbeda-beda dalam Bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini memiliki arti "berdiri bulu roma" atau "merasa takut" sebagai respons terhadap suatu kejadian atau situasi. Namun, dalam konteks sejarah dan budaya, kata ini memiliki makna yang lebih dalam.

Asal-Usul Kata "kirik"

Dalam bahasa Indonesia, kata "kirik" berasal dari kata "kerik" yang memiliki arti sama. Kata ini kemudian berkembang menjadi "kirik" dan digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan perasaan takut atau tidak nyaman. Dalam sejarah, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan perasaan orang-orang terhadap kejadian-kejadian tak terduga atau musibah.

Penggunaan Kata "kirik" dalam Kalimat

Kata "kirik" seringkali digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan perasaan takut atau tidak nyaman. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "kirik" dalam kalimat: * Saya merasa sangat kirik ketika melihat hewan buas di depan rumah. * Saya tidak kirik untuk mencoba hal baru, karena itu adalah cara terbaik untuk belajar. * Ketika melihat bencana alam, saya merasa sangat kirik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Kata "kirik" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kirik" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan takut atau tidak nyaman terhadap suatu situasi atau kejadian. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini seringkali digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan perasaan takut atau tidak nyaman terhadap perubahan atau kesulitan. Dalam kesimpulan, kata "kirik" adalah kata yang memiliki arti "berdiri bulu roma" atau "merasa takut" dan seringkali digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan perasaan takut atau tidak nyaman. Dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern, kata ini memiliki relevansi yang signifikan dan seringkali digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan perasaan takut atau tidak nyaman.