Arti Kata "klasikal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "klasikal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

klasikal

kla·si·kal a secara bersama-sama di dl kelas: pelajaran itu belum waktunya diberikan secara -- di sekolah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "klasikal"

📝 Contoh Penggunaan kata "klasikal" dalam Kalimat

1.Film klasikal yang dibuat pada tahun 1920-an masih menarik untuk ditonton.
2.Kelasikal adalah tempat pertemuan para siswa untuk belajar dan berdiskusi.
3.Dalam musik klasikal, komposisi yang kompleks dan indah sering dijumpai.
4.Pendidikan yang berkualitas dan klasikal sangat penting bagi anak-anak kita.
5.Sekarang ini, banyak orang yang mencari hiburan yang klasikal dan alami.

📚 Artikel terkait kata "klasikal"

Mengenal Kata 'klasikal' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Kata Klasikal dalam Bahasa Indonesia

Kata **klasikal** memiliki makna yang kaya dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang berkaitan dengan klasifikasi atau pengelompokan. Namun, dalam konteks historis dan sosial, kata ini memiliki makna yang lebih dalam. Di masa lalu, kata **klasikal** digunakan untuk menggambarkan pelajaran yang belum waktunya diberikan di sekolah, sehingga siswa harus menunggu sampai waktunya tepat untuk mempelajarinya.

Contoh Penggunaan Kata Klasikal dalam Kalimat

Kata **klasikal** sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan situasi tertentu. Misalnya, "Pelajaran matematika yang sulit itu tidak boleh diberikan secara **klasikal**, karena siswa masih belum siap." Dalam kalimat ini, kata **klasikal** digunakan untuk menggambarkan situasi bahwa pelajaran matematika belum waktunya diberikan. Contoh lainnya, "Pengajar tidak boleh memberikan tugas yang terlalu sulit secara **klasikal**, karena siswa masih belum memiliki pengetahuan yang cukup."

Relevansi Kata Klasikal dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata **klasikal** juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pendidikan. Dalam era digital ini, siswa harus siap untuk menerima informasi yang canggih dan kompleks. Namun, kata **klasikal** masih memiliki makna yang penting dalam menggambarkan situasi bahwa siswa harus menunggu sampai waktunya tepat untuk mempelajari sesuatu. Dalam budaya Indonesia modern, kata **klasikal** juga digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti dalam kalimat "Saya tidak bisa membeli mobil baru secara **klasikal**, karena saya masih belum memiliki uang yang cukup." Dalam kalimat ini, kata **klasikal** digunakan untuk menggambarkan situasi bahwa pembelian mobil baru belum waktunya dilakukan.