Arti Kata "kleptofobi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kleptofobi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kleptofobi

klep·to·fo·bi /kléptofobi/ n Dok penyakit takut kecurian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kleptofobi"

📝 Contoh Penggunaan kata "kleptofobi" dalam Kalimat

1.Pengidap kleptofobi sering kali merasa cemas dalam lingkungan kerja.
2.Dokter spesialis psikiatri mengidentifikasi gangguan kleptofobi pada pasien wanita itu.
3.Tidak semua orang mengalami gangguan kleptofobi, tetapi beberapa orang memang rentan.
4.kleptofobi dapat menyebabkan kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain dalam lingkungan sosial.
5.Pengobatan kleptofobi melibatkan terapi perilaku dan medikasi untuk membantu mengatasi gejala.

📚 Artikel terkait kata "kleptofobi"

Mengenal Kata 'kleptofobi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kleptofobi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kleptofobi" mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi maknanya sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dok penyakit takut kecurian, kleptofobi adalah ketakutan yang meluas dan kompleks. Sejarah kata ini bermula dari bahasa Yunani, dengan "kleptos" yang berarti "pencuri" dan "phobos" yang berarti "ketakutan". Dalam konteks sosial, kleptofobi dapat mempengaruhi perilaku individu dan masyarakat secara keseluruhan. Kleptofobi dapat mempengaruhi banyak aspek kehidupan, dari keamanan hingga psikologi individu. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengenali tanda-tanda kleptofobi dalam diri sendiri atau orang lain. Kleptofobi bukan hanya tentang kecemasan akan kecurian, tetapi juga tentang kepercayaan diri dan keamanan. Dalam beberapa kasus, kleptofobi dapat berlanjut menjadi gangguan kejiwaan yang lebih serius. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kleptofobi dalam kalimat yang alami: - Saya memiliki kleptofobi parah, sehingga saya jarang pergi ke mall sendirian. - Dokter menyimpulkan bahwa kecemasan saya terhadap kecurian adalah kleptofobi yang parah. - Kleptofobi yang saya rasakan sebelumnya membuat saya lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga. Kleptofobi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami dan mengenali gejala kleptofobi, kita dapat meningkatkan keamanan dan kepercayaan diri. Dalam budaya Indonesia modern, kleptofobi dapat mempengaruhi perilaku masyarakat, terutama dalam hal keamanan dan perlindungan harta. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengenali kleptofobi dalam konteks ini.