Arti Kata "koloid" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "koloid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
koloid
ko·lo·id n 1 zat yg berpencar dl zat pelarut sbg butir yg lebih besar dp molekul, tetapi tidak dapat dilihat dng mata (harus dng mikroskop); 2 Bio zat yg lekat spt getah atau lem
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "koloid"
📝 Contoh Penggunaan kata "koloid" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "koloid"
Mengenal Kata 'koloid' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "Koloid" - Zat yang Mengubah Sifat Fisik
Kata "koloid" pertama kali diperkenalkan oleh ilmuwan kimia Perancis, Charles Frey, pada tahun 1877. Berdasarkan pengamatannya, Frey mengidentifikasi bahwa koloid adalah zat yang berpencar dalam zat pelarut dengan membentuk butir yang lebih besar daripada molekul, namun tidak dapat dilihat dengan mata telanjang tanpa bantuan mikroskop.
Kata koloid memiliki dua arti yang berbeda, yaitu arti fisik dan arti biologis. Dalam arti fisik, koloid merujuk pada zat yang berpencar dalam zat pelarut dengan membentuk butir yang lebih besar daripada molekul. Contoh koloid dalam arti fisik adalah emulsi minyak dan air, di mana minyak berpencar dalam air dengan membentuk butir-butir kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Penggunaan Koloid dalam Kehidupan Sehari-Hari
Koloid memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah dalam produk pembersih, seperti sabun dan detergen. Sabun dan detergen ini dapat membersihkan kotoran dengan membentuk koloid yang mengikat partikel-partikel kotoran. Selain itu, koloid juga digunakan dalam industri makanan, seperti dalam produksi krim dan susu. Krim dan susu ini dapat membentuk koloid yang mengikat partikel-partikel lemak, sehingga membuat produk makanan tersebut lebih stabil dan lebih enak dikonsumsi.
Budaya Indonesia dan Koloid
Dalam budaya Indonesia, koloid memiliki makna yang berbeda. Dalam bahasa Jawa, koloid merujuk pada getah atau lem yang lekat. Contohnya adalah getah pohon koloid yang digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan luka. Dalam budaya Indonesia, koloid juga digunakan dalam proses pembuatan kerajinan, seperti kerajinan yang menggunakan getah atau lem untuk mengikat bahan-bahan.