Arti Kata "kolumnis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kolumnis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kolumnis

ko·lum·nis n orang yg secara tetap menulis artikel dl surat kabar atau majalah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kolumnis"

📝 Contoh Penggunaan kata "kolumnis" dalam Kalimat

1.Seorang kolumnis terkenal menulis artikel tentang isu politik yang hangat di masyarakat.
2.Ketika berbicara tentang isu lingkungan, seorang kolumnis menyampaikan pendapatnya dengan sangat tegas.
3.Dia adalah seorang kolumnis yang telah menulis buku tentang sejarah peristiwa penting di negara kita.
4.Guru bahasa di sekolah menugaskan siswa untuk membaca artikel kolumnis dari surat kabar lokal.
5.Sebagai seorang akademisi, dia juga menulis kolumnis di jurnal ilmiah tentang penelitian terkini di bidangnya.

📚 Artikel terkait kata "kolumnis"

Mengenal Kata 'kolumnis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kolumnis" - Inspirasi dan Motivasi

Sebagai salah satu kata yang paling umum digunakan dalam dunia jurnalisme, kolumnis merupakan istilah yang mengacu pada orang yang menulis artikel secara tetap di surat kabar atau majalah. Makna ini telah berkembang seiring waktu dan dipengaruhi oleh konteks sosial dan budaya. Dalam era digital saat ini, kolumnis tidak hanya terbatas pada media cetak, tetapi juga dapat ditemukan dalam bentuk blog atau artikel online. Dalam konteks sejarah, kata kolumnis telah berkembang sejak abad ke-19, ketika surat kabar menjadi salah satu sumber informasi utama masyarakat. Pada saat itu, kolumnis merupakan tokoh penting dalam dunia jurnalisme, karena mereka dapat memberikan opini dan analisis yang mendalam tentang berbagai isu yang berkembang. Dengan demikian, kolumnis telah berperan penting dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan politik. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kolumnis dalam kalimat yang alami: - "Dia bekerja sebagai kolumnis di surat kabar lokal dan telah menulis lebih dari 100 artikel dalam setahun." - "Ia merupakan salah satu kolumnis paling berpengaruh di Indonesia dan telah membuka banyak wacana tentang isu-isu sosial." - "Dia telah memutuskan untuk meninggalkan karirnya sebagai kolumnis untuk fokus pada pekerjaan lainnya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata kolumnis masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Dalam era digital, banyak orang yang menjadi kolumnis online, menulis artikel dan berbagi opini mereka melalui media sosial. Dengan demikian, kolumnis telah menjadi salah satu tokoh penting dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan politik.