Arti Kata "lecur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lecur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lecur

le·cur a, me·le·cur v bengkak berair (krn terbakar dsb); melepuh: mulutnya ~ krn minum air panas;
me·le·cur·kan v menyebabkan melecur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lecur"

📝 Contoh Penggunaan kata "lecur" dalam Kalimat

1.Karena terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung, kulitnya lecur dan terasa sakit.
2.Luka bakar itu menyebabkan bagian tubuhnya melecur dan berdarah.
3.Pada musim hujan, jalan-jalan di kota kami sering kali melecur dan berlubang.
4.Karena minum air panas, mulutnya mulai melecur dan terasa gatal.
5.Dokter harus melecurkan luka bakar tersebut agar tidak terinfeksi.

📚 Artikel terkait kata "lecur"

Mengenal Kata 'lecur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lecur" - Pengertian, Contoh, dan Relevansinya

Kata "lecur" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Secara umum, kata ini merujuk pada kondisi kulit atau area tubuh yang mengalami peradangan akibat terbakar, terluka, atau iritasi lainnya. Dalam sejarah, kata ini telah digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam pengobatan tradisional di Indonesia, di mana lecur sering dianggap sebagai gejala penyebaran penyakit atau infeksi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lecur" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit yang mengalami peradangan. Misalnya, "Mulutnya lecur karena minum air panas" atau "Dia memiliki lecur di tangan karena terbakar." Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi yang lebih umum, seperti "Dia memiliki lecur di kulitnya karena terlalu sering mandi air panas." Dalam budaya Indonesia modern, kata "lecur" masih memiliki relevansi yang kuat. Banyak orang Indonesia masih menggunakan pengobatan tradisional untuk mengobati lecur, seperti menggunakan obat-obatan alami atau melakukan ritual keagamaan. Selain itu, kata "lecur" juga dapat digunakan sebagai simbol kebersihan atau kesehatan. Misalnya, "Dia sangat peduli dengan kebersihan dan tidak mau memiliki lecur di kulitnya." Dalam beberapa tahun terakhir, kata "lecur" juga telah digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam pengobatan medis modern. Ahli kulit dan ahli bedah sering menggunakan kata ini untuk menggambarkan kondisi kulit yang mengalami peradangan atau iritasi. Dengan demikian, kata "lecur" terus memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.