Arti Kata "rumpang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rumpang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rumpang

rum·pang 1 a bersela-sela krn tanggal giginya; ompong: kalau ia tertawa, kelihatan giginya yg --; 2 n rongak atau bersela-sela (tt pagar dsb): babi itu masuk melalui pagar yg --; 3 n sela (selang waktu, berhenti sebentar, dsb): tiada -- nya ia berpuasa sunat setiap hari Senin dan Kamis; 4 a cuil sedikit pd pinggirnya;
-- cabang Bio lubang pd tabung pembuluh batang yg terdapat di sekeliling daun atau di atas awal runutan cabang; -- daun lubang pd tabung pembuluh yg terdapat di sekeliling atau di alas awal runutan daun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rumpang"

📝 Contoh Penggunaan kata "rumpang" dalam Kalimat

1.Ia tersenyum dengan gigi rumpang, terlihat lucu dan menyilam.
2.Pagar itu sudah rumpang, sehingga siapa saja dapat mudah melaluiinya.
3.Dia tidak memiliki rumpang waktu berpuasa sunat, setiap hari Senin dan Kamis.
4.rumpang cabang pada batang tanaman adalah tanda bahwa tanaman tersebut perlu perawatan.
5.Ketika tertawa, kelihatan giginya yang rumpang, membuatnya terlihat lebih lucu.

📚 Artikel terkait kata "rumpang"

Mengenal Kata 'rumpang' - Inspirasi dan Motivasi

Rumpang dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteksnya

Kata **rumpang** memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, **rumpang** berarti bersela-sela atau rongak, misalnya pagar yang **rumpang** atau gigi yang **rumpang** karena tanggal. Namun, makna ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti sela waktu atau berhenti sebentar. Penggunaan kata **rumpang** dalam bahasa Indonesia telah ada sejak zaman dahulu. Dalam konteks budaya, **rumpang** dapat berarti sela waktu antara satu kegiatan dan kegiatan lainnya. Misalnya, seseorang yang berpuasa sunat setiap hari Senin dan Kamis, maka hari-harinya merupakan sela waktu antara kegiatan berpuasa dan tidak berpuasa. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat kata **rumpang** digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Babi itu masuk melalui pagar yang **rumpang**" atau "Gigi saya **rumpang** karena tidak perawatan yang baik". Dalam kedua contoh ini, kata **rumpang** digunakan untuk menggambarkan kondisi pagar atau gigi yang tidak sempurna. Dalam budaya Indonesia modern, kata **rumpang** juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, seseorang yang sedang dalam perjalanan dapat mengalami sela waktu antara satu destinasi dan destinasi lainnya. Dalam situasi seperti ini, kata **rumpang** dapat digunakan untuk menggambarkan sela waktu tersebut. Dalam kesimpulan, kata **rumpang** memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia dan telah ada sejak zaman dahulu. Dalam konteks budaya dan kehidupan sehari-hari, kata **rumpang** dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi atau sela waktu yang tidak sempurna.