Arti Kata "memperseimbangkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memperseimbangkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memperseimbangkan

mem.per.se.im.bang.kan Verba (kata kerja) menjadikan lebih seimbang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memperseimbangkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "memperseimbangkan" dalam Kalimat

1.Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus memperseimbangkan waktu untuk bekerja dan beristirahat agar tetap sehat.
2.Mereka harus memperseimbangkan anggaran untuk membeli rumah dan mobil.
3.Dalam pendidikan, guru harus memperseimbangkan materi yang diajarkan agar peserta didik tidak merasa terlalu berat atau terlalu ringan.
4.Pemerintah harus memperseimbangkan kebutuhan rakyat dengan kebutuhan negara agar keduanya berjalan seimbang.
5.Dalam hubungan percintaan, pasangan harus memperseimbangkan kebutuhan dan keinginan masing-masing untuk mencapai kesepakatan.

📚 Artikel terkait kata "memperseimbangkan"

Mengenal Kata 'memperseimbangkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "memperseimbangkan" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata **memperseimbangkan** memiliki makna yang sangat penting dalam konteks kehidupan sehari-hari. Kata ini berasal dari kata dasar "seimbang", yang berarti memiliki keseimbangan atau keadaan yang sama antara dua hal yang berbeda. Dalam arti resmi, **memperseimbangkan** berarti menjadikan lebih seimbang, sehingga dapat mencapai keadaan yang lebih harmonis. Kata **memperseimbangkan** telah digunakan sejak lama dalam berbagai konteks, mulai dari ekonomi, politik, hingga kehidupan pribadi. Dalam latar belakang sejarah, kata ini sering digunakan dalam konteks penyelesaian konflik atau permasalahan yang kompleks. Dengan meng**memperseimbangkan** kepentingan dan kebutuhan para pihak, seseorang dapat mencapai solusi yang lebih efektif dan efisien. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **memperseimbangkan** dapat digunakan dalam berbagai situasi. Misalnya, "Dalam menghadapi proyek baru, tim harus **memperseimbangkan** antara biaya dan kualitas untuk mencapai hasil yang optimal". Atau, "Dalam menghadapi konflik keluarga, seseorang harus **memperseimbangkan** antara kepentingan individu dan kepentingan keluarga untuk mencapai keadaan yang lebih harmonis". Kata **memperseimbangkan** juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi, kita sering dihadapkan pada permasalahan yang kompleks dan berbeda-beda. Dengan meng**memperseimbangkan** antara kebutuhan dan kepentingan, kita dapat mencapai keadaan yang lebih stabil dan harmonis.