Arti Kata "kooperativisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kooperativisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kooperativisme

ko·o·pe·ra·ti·vis·me n paham bekerja sama; paham kooperatif: -- merupakan alternatif thd kapitalisme yg merajalela

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kooperativisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "kooperativisme" dalam Kalimat

1.Pemerintah menekankan pentingnya kooperativisme dalam meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat.
2.Dalam konteks industri, perusahaan yang berprinsip kooperatif dapat meningkatkan efisiensi dan keunggulan bersaing.
3.Dalam masyarakat pedesaan, kooperativisme dapat menjadi alternatif bagi petani untuk meningkatkan pendapatan melalui pengolahan hasil panen.
4.kooperativisme juga dipandang sebagai solusi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas publik dan layanan sosial.
5.Dalam pendidikan, guru dapat menerapkan kooperativisme untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa melalui kerja sama dan kolaborasi.

📚 Artikel terkait kata "kooperativisme"

Mengenal Kata 'kooperativisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kooperativisme" - Inspirasi dan Motivasi

Kooperativisme adalah sebuah paham yang menjadikan kerja sama sebagai prinsip utama. Dalam konteks historis, kooperativisme muncul sebagai alternatif terhadap kapitalisme yang merajalela pada abad ke-19. Paham ini didasarkan pada ide bahwa kerja sama dan solidaritas antar individu dapat menciptakan keadilan dan kesetaraan dalam masyarakat. Pada awalnya, kooperativisme berkembang di Eropa dan Amerika, tetapi sekarang telah menyebar ke seluruh dunia dan menjadi bagian dari budaya global. Kooperativisme bukan hanya tentang kerja sama, tetapi juga tentang kebebasan dan otonomi. Dalam kerja sama, setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas, sehingga dapat mencapai tujuan bersama dengan efektif. Contoh penggunaan kata kooperativisme dalam kalimat yang alami adalah: "Masyarakat setempat memutuskan untuk membentuk sebuah kooperasi untuk mengembangkan usaha pertanian bersama." atau "Lebih baik kita bekerja sama dalam kooperativisme daripada saling bersaing." Kooperativisme sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan prinsip kerja sama, individu dapat berbagi pengetahuan, sumber daya, dan keahlian untuk mencapai tujuan bersama. Di Indonesia, kooperativisme telah menjadi bagian dari budaya masyarakat, terutama dalam bentuk kerja sama antar kelompok dan komunitas. Dengan demikian, kooperativisme dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk bekerja sama dan menciptakan kemakmuran bersama.