Arti Kata "kooptasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kooptasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kooptasi

ko·op·ta·si n pemilihan anggota baru dr suatu badan musyawarah oleh anggota yg telah ada;
me·ngo·op·ta·si v melakukan kooptasi;
ter·ko·op·ta·si v dapat dipilih: sebagian besar anggota parlemen ~ oleh kelompok antireformasi;
pe·ngo·op·ta·si·an n proses, cara, perbuatan mengooptasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kooptasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "kooptasi" dalam Kalimat

1.Dewan perusahaan melakukan kooptasi untuk menambah anggota baru dari kalangan para investor.
2.Pada era kolonial, pemerintah Belanda sering melalui kooptasi untuk memilih anggota pemerintahan lokal.
3.Dalam sebuah fiksi, protagonis melakukan kooptasi untuk mendapatkan posisi tertinggi dalam organisasinya.
4.Pengusaha muda tersebut melakukan kooptasi untuk memenangkan pemilihan ketua kamar dagang.
5.Dalam konteks akademik, kooptasi sering dianggap sebagai praktik yang tidak etis dalam proses seleksi calon dosen.

📚 Artikel terkait kata "kooptasi"

Mengenal Kata 'kooptasi' - Inspirasi dan Motivasi

Kooptasi: Pemilihan Anggota Baru dengan Cara yang Unik

Kooptasi, dalam konteks resmi, merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses pemilihan anggota baru dalam suatu badan musyawarah oleh anggota yang telah ada. Istilah ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan proses pelembagaan kekuasaan oleh kelompok atau individu tertentu. Dalam sejarah Indonesia, kooptasi telah digunakan sebagai strategi untuk menguasai kekuasaan dan kontrol atas berbagai badan atau organisasi. **Contoh Penggunaan Kooptasi dalam Kalimat** Kooptasi seringkali digunakan dalam konteks politik, seperti dalam pemilihan anggota parlemen oleh partai politik. Contohnya, "Pemimpin partai tersebut melakukan kooptasi untuk memilih anggota baru yang setia kepada dirinya." Selain itu, kooptasi juga dapat digunakan dalam konteks sosial, seperti dalam pemilihan anggota komunitas oleh anggota yang telah ada. Contohnya, "Komunitas tersebut melakukan kooptasi untuk memilih anggota baru yang akan menjadi wakil mereka dalam kegiatan komunitas." **Relevansi Kooptasi dalam Kehidupan Sehari-Hari** Kooptasi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks politik dan sosial. Dalam konteks politik, kooptasi dapat digunakan sebagai strategi untuk menguasai kekuasaan dan kontrol atas berbagai badan atau organisasi. Sementara itu, dalam konteks sosial, kooptasi dapat digunakan untuk memilih anggota baru dalam komunitas atau organisasi. Dalam budaya Indonesia modern, kooptasi seringkali digunakan dalam konteks pemilihan anggota parlemen atau badan musyawarah lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep kooptasi dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.