Arti Kata "kopor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kopor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kopor

ko·por ? koper

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kopor"

📝 Contoh Penggunaan kata "kopor" dalam Kalimat

1.Koper itu terlihat kusam dan lapuk sejak dipakai sebagai tempat untuk membawa peralatan sekolah.
2.Dia membeli sebuah koper baru yang cantik untuk membawa barang-barangnya ke semester berikutnya.
3.Koper yang sudah tua itu tidak bisa digunakan lagi karena sudah rusak parah.
4.Dalam perjalanan ke pantai, mereka membawa koper berisi pakaian dan peralatan untuk berenang.
5.Setelah menikah, mereka membeli koper besar untuk membawa barang-barang rumah tangga ke dalam mobil.

📚 Artikel terkait kata "kopor"

Mengenal Kata 'kopor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kopor" - Simbol Kekayaan dan Mewah

Kata kopor seringkali diasosiasikan dengan kekayaan dan mewah. Namun, apakah kamu tahu asal-usul kata ini? Dalam bahasa Indonesia, kata kopor memiliki arti sebagai tempat penyimpanan barang-barang berharga, seperti emas dan perhiasan. Konsep ini telah ada sejak zaman dahulu, ketika orang-orang menggunakan kopor sebagai tempat penyimpanan harta benda mereka. Dalam konteks sejarah, kopor digunakan sebagai simbol kekayaan dan status sosial. Orang-orang kaya dan berpengaruh memiliki kopor yang mewah dan berharga, sementara orang-orang lain harus puas dengan kopor yang sederhana. Namun, dengan perkembangan zaman, konsep kopor telah berkembang dan lebih fokus pada kebutuhan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kopor dalam kalimat yang alami: * "Ibu membeli kopor baru untuk menyimpan dompet dan kunci." * "Dia memiliki kopor yang mewah dan berharga, penuh dengan emas dan perhiasan." * "Saya suka menggunakan kopor untuk menyimpan buku dan alat tulis saya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata kopor masih digunakan sebagai simbol kekayaan dan status sosial. Namun, konsep ini telah berkembang dan lebih fokus pada kebutuhan praktis. Banyak orang menggunakan kopor sebagai tempat penyimpanan barang-barang mereka, baik itu barang berharga maupun barang-barang biasa. Dengan demikian, kata kopor telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita, dan simbol kekayaan dan mewahnya telah berkembang menjadi sesuatu yang lebih luas dan inklusif.