Arti Kata "simtomatis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "simtomatis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

simtomatis

sim·to·ma·tis a menyangkut simtom atau gejala

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "simtomatis"

📝 Contoh Penggunaan kata "simtomatis" dalam Kalimat

1.Dokter mengidentifikasi beberapa simtomatis pada pasien untuk menentukan diagnosis yang tepat.
2.Pengamat politik mengkritik pemerintah karena simtomatis korupsi dalam berbagai bidang.
3.Dalam ilmu kedokteran, dokter harus memahami simtomatis penyakit untuk dapat memberikan pengobatan yang efektif.
4.Mahasiswa harus dapat mengidentifikasi simtomatis pada hewan untuk menentukan jenis penyakit yang dialami.
5.Dalam novel karya penulis terkenal, karakter utama mengalami simtomatis yang mengherankan dan menarik.

📚 Artikel terkait kata "simtomatis"

Mengenal Kata 'simtomatis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Simtomatis" - Pengembangan Pemahaman Gejala

Dalam dunia kedokteran dan ilmu pengetahuan, kata simtomatis memiliki makna yang sangat penting. Kata ini berasal dari kata "simtom" yang berarti gejala atau tanda-tanda penyakit, dan "matis" yang berarti menyangkut atau terkait. Sejarah kata ini dapat dilacak kembali ke abad ke-19, ketika para ilmuwan mulai mempelajari dan mengkategorikan gejala-gejala penyakit untuk menjalankan diagnosa yang lebih akurat. Dalam konteks ini, simtomatis merujuk pada studi atau analisis gejala-gejala penyakit untuk melakukan diagnosa yang lebih akurat. Dengan demikian, kata ini memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai bidang ilmu, seperti kedokteran, farmakologi, dan biologi. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata simtomatis dalam kalimat yang alami: - Dalam konteks kedokteran, seorang dokter harus melakukan analisis simtomatis untuk melakukan diagnosa penyakit yang tepat. - Dalam penelitian farmakologi, seseorang harus melakukan studi simtomatis untuk mengetahui efek sampingan dari obat-obatan. - Dalam ilmu biologi, seseorang dapat melakukan analisis simtomatis untuk mengidentifikasi gejala-gejala penyakit pada hewan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata simtomatis memiliki relevansi yang signifikan dalam bidang kesehatan dan ilmu pengetahuan. Dengan memahami gejala-gejala penyakit, seseorang dapat melakukan diagnosa yang lebih akurat dan memberikan pengobatan yang tepat. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam bidang penelitian dan pengembangan obat-obatan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.