Arti Kata "korion" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "korion" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

korion

ko·ri·on n 1 Dok selaput terluar pembungkus janin; 2 Zool selaput luar embrio yg berfungsi sbg selaput pelindung dan pencari makanan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "korion"

📝 Contoh Penggunaan kata "korion" dalam Kalimat

1.Dalam proses kehamilan, korion berfungsi sebagai pelindung janin dari luar.
2.korion manusia memiliki ketebalan yang bervariasi tergantung pada usia kehamilan.
3.Dalam biologi, korion juga berfungsi sebagai selaput pencari makanan bagi embrio.
4.korion terdiri dari beberapa lapisan yang berbeda dan memiliki fungsi yang spesifik.
5.Dalam studi antropologi, korion digunakan sebagai salah satu indikator perubahan iklim.

📚 Artikel terkait kata "korion"

Mengenal Kata 'korion' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Korion" - Kunci Pembungkus Kehidupan

Dalam bahasa Indonesia, kata korion memiliki makna yang unik dan kaya. Secara resmi, korion didefinisikan sebagai dok selaput terluar pembungkus janin atau selaput luar embrio yang berfungsi sebagai selaput pelindung dan pencari makanan. Kata ini telah ada sejak lama, sehingga menggambarkan proses pembentukan dan pertumbuhan embrio dengan sangat akurat. Dalam konteks sosial dan budaya, korion memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan. Misalnya, ketika seseorang membicarakan tentang proses pembuahan atau pengembangan embrio, kata korion sering digunakan untuk menjelaskan proses tersebut. Contoh: "Proses pembuahan manusia dimulai dengan bertemunya sel sperma dan sel telur, lalu berkembang menjadi korion yang kemudian tumbuh menjadi janin." Selain itu, kata korion juga digunakan dalam konteks ilmiah, seperti dalam penelitian tentang embriologi atau biologi reproduksi. Dalam kehidupan sehari-hari, korion memiliki relevansi yang cukup signifikan. Misalnya, ketika seseorang ingin memahami proses pembentukan janin, kata korion dapat membantu menjelaskan proses tersebut. Selain itu, kata korion juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam penulisan atau pembicaraan tentang kehidupan dan keluarga. Contoh: "Pengalaman menjadi ibu untuk pertama kalinya adalah pengalaman yang luar biasa, dari korion hingga lahirnya bayi yang segar dan sehat." Dalam keseluruhan, kata korion memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan memahami definisi dan konteks kata ini, kita dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang proses pembentukan dan pertumbuhan embrio, serta kehidupan dan keluarga.