Arti Kata "koteka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "koteka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

koteka

ko·te·ka /kotéka/ n penutup kemaluan laki-laki berbentuk lonjong panjang, terbuat dr buah labu yg dikeringkan, dipakai oleh beberapa suku di Irian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "koteka"

📝 Contoh Penggunaan kata "koteka" dalam Kalimat

1.Di suku-suku di Irian, penutup kemaluan laki-laki berbentuk lonjong panjang biasa disebut koteka.
2.Peneliti etnografi menemukan bahwa koteka dipakai oleh beberapa suku di Irian sebagai penutup kemaluan laki-laki.
3.Suku-suku di Papua memiliki tradisi menggunakan koteka sebagai penutup kemaluan laki-laki sejak lama.
4.Pada suatu kesempatan, saya melihat seorang laki-laki suku Papua memakai koteka sebagai penutup kemaluan.
5.koteka terbuat dari buah labu yang dikeringkan dan dipasang pada penis laki-laki.

📚 Artikel terkait kata "koteka"

Mengenal Kata 'koteka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "koteka" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, koteka merupakan kata yang mengacu pada penutup kemaluan laki-laki berbentuk lonjong panjang, terbuat dari buah labu yang dikeringkan. Penggunaan koteka dapat ditemukan pada beberapa suku di Irian, menunjukkan keanekaragaman dan keragaman budaya yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Dalam konteks historis, koteka memiliki peran penting dalam ritual dan tradisi suku-suku di Papua. koteka juga dapat dijumpai dalam beberapa kalimat yang alami, seperti: "Suku Dani di Irian memiliki tradisi menggunakan koteka sebagai penutup kemaluan laki-laki." Atau, "Penggunaan koteka telah menjadi bagian dari identitas budaya suku-suku di Papua." Dengan demikian, koteka tidak hanya merupakan barang yang fungsional, tetapi juga memiliki makna dan nilai yang lebih dalam. Dalam kehidupan sehari-hari, koteka dapat dihubungkan dengan topik kebudayaan dan etnografi Indonesia. Banyak suku di Papua yang memiliki keunikan dan keaslian dalam penggunaan koteka, sehingga dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk kita semua. Dengan mengenal koteka lebih dalam, kita dapat memahami lebih baik tentang keanekaragaman dan keragaman budaya yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia.