Arti Kata "kriteria delisting" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kriteria delisting" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kriteria delisting

ukuran yang menjadi dasar penilaian atau penetapan dicoretnya (dikeluarkannya) suatu lembaga atau badan dari papan bursa efek

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kriteria delisting"

📝 Contoh Penggunaan kata "kriteria delisting" dalam Kalimat

1.Pengusaha harus memenuhi kriteria delisting agar perusahaan bisa dilepas dari papan bursa.
2.Direktur perusahaan harus memastikan bahwa perusahaan telah memenuhi kriteria delisting sebelum melakukan pengajuan.
3.Bursa Efek Indonesia memiliki kriteria delisting yang ketat untuk mencegah penipuan investor.
4.Mereka harus memenuhi kriteria delisting yang telah ditetapkan oleh regulator sebelum melakukan ekspansi bisnis.
5.kriteria delisting yang diterapkan oleh pihak regulator cukup ketat dan sulit dipenuhi oleh perusahaan kecil.

📚 Artikel terkait kata "kriteria delisting"

Mengenal Kata 'kriteria delisting' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kriteria Delisting" - Ukuran Penilaian Dalam Dunia Keuangan

Dalam dunia keuangan, istilah "kriteria delisting" sering kali dikemukakan dalam konteks penilaian suatu lembaga atau badan untuk dicoretkan atau dikeluarkan dari papan bursa efek. Namun, apa sebenarnya makna di balik kata ini? Kriteria delisting adalah ukuran yang digunakan sebagai dasar penilaian untuk menentukan apakah suatu lembaga atau badan layak untuk tetap berada di papan bursa efek. Dalam sejarahnya, konsep kriteria delisting dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan kualitas pasar modal. Dengan demikian, investor dapat memiliki informasi yang akurat tentang kondisi keuangan perusahaan dan membuat keputusan investasi yang lebih bijak. Dalam prakteknya, kriteria delisting digunakan sebagai pedoman untuk menentukan apakah suatu perusahaan telah memenuhi syarat untuk tetap berada di bursa efek, atau telah gagal untuk memenuhi standar yang ditetapkan. Contoh penggunaan kata kriteria delisting dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Perusahaan tersebut telah gagal memenuhi kriteria delisting dan sekarang harus menghadapi risiko dikeluarkan dari papan bursa efek." Atau, "Lembaga tersebut telah dipantau dengan ketat untuk memastikan bahwa mereka memenuhi kriteria delisting dan tetap kompatibel dengan standar pasar modal." Dalam kehidupan sehari-hari, kriteria delisting memiliki relevansi yang signifikan dalam mengukur kinerja suatu lembaga atau badan. Dengan demikian, perusahaan dapat memahami apa yang mereka harus capai untuk tetap relevan dan kompetitif dalam pasar. Selain itu, kriteria delisting juga dapat digunakan sebagai pedoman untuk mengembangkan strategi pengembangan usaha yang lebih efektif. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kinerja keuangan dan mempertahankan posisinya di pasar.