Arti Kata "malagandang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "malagandang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

malagandang

ma·la·gan·dang v melarikan gadis dng paksa untuk dikawini (di Lombok)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "malagandang"

📝 Contoh Penggunaan kata "malagandang" dalam Kalimat

1.Pada zaman dulu, tindakan malagandang sangat dilarang di masyarakat.
2.Dalam tradisi adat istiadat Lombok, malagandang merupakan kejahatan yang sangat serius.
3.Pada kasus tersebut, pria itu dituduh melakukan malagandang terhadap anak perempuan yang masih belia.
4.Dalam buku sejarah, praktik malagandang sangat umum dilakukan di masa lalu.
5.Pengadilan memutuskan bahwa pria tersebut melakukan malagandang dan harus dihukum seumur hidupnya.

📚 Artikel terkait kata "malagandang"

Mengenal Kata 'malagandang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "malagandang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "malagandang" memiliki makna yang khusus dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Secara resmi, "malagandang" berarti melarikan gadis dengan paksa untuk dikawini, biasanya terjadi di Lombok. Makna ini tidak hanya terkait dengan kejadian sejarah, tetapi juga dapat memberikan inspirasi dan motivasi tentang pentingnya memahami dan menghormati budaya lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "malagandang" tidak sering digunakan, tetapi penting untuk memahaminya dalam konteks sejarah dan budaya. Dalam beberapa kalimat, kata "malagandang" dapat digunakan seperti ini: "Pada masa lalu, ada beberapa kasus malagandang yang terjadi di Lombok, yang menyebabkan konflik antar suku." atau "Kisah malagandang ini dapat menjadi pelajaran mengenai pentingnya menghormati budaya dan tradisi lain." Namun, dalam kehidupan modern, kata "malagandang" tidak lagi relevan dalam konteks sehari-hari. Masyarakat Indonesia modern lebih mengutamakan kebebasan individu dan hak asasi manusia. Dalam beberapa kalimat, kata "malagandang" dapat digunakan seperti ini: "Dalam budaya modern, malagandang tidak lagi dianggap sebagai pilihan yang tepat dalam menyelesaikan masalah cinta, tetapi lebih kepada komunikasi yang jujur dan terbuka." atau "Kita dapat belajar dari kesalahan malagandang masa lalu untuk lebih menghormati hak asasi manusia dan kebebasan individu." Dengan memahami kata "malagandang" dan maknanya, kita dapat lebih menghormati budaya dan tradisi Indonesia, serta lebih memahami pentingnya kebebasan individu dan hak asasi manusia.