Arti Kata "kronisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kronisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kronisme

kro·nis·me n sikap atau tindakan yg memperlihatkan keberpihakan dl memilih, merekrut, dsb teman dekat tanpa melihat atau mempertimbangkan kualifikasinya (dl bidang politik): pejabat di daerah itu dituduh melakukan -- dl susunan pemerintahannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kronisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "kronisme" dalam Kalimat

1.Pemerintah daerah dituduh melakukan kronisme dalam seleksi pegawai.
2.kronisme yang terjadi di kampus itu membuat murid-murid kecewa.
3.Dia menolak melibatkan diri dalam kronisme politik yang dilakukan oleh rekan-rekannya.
4.kronisme dalam perekrutan karyawan telah menjadi masalah besar bagi perusahaan.
5.Pengadilan menilai bahwa kronisme di kementerian tersebut merupakan bentuk korupsi yang serius.

📚 Artikel terkait kata "kronisme"

Mengenal Kata 'kronisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kronisme" - Makna, Contoh, dan Relevansi

Kronisme adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sikap atau tindakan seseorang yang memperlihatkan keberpihakan dalam memilih, merekrut, atau mengangkat seseorang sebagai orang terdekat tanpa mempertimbangkan kualifikasi atau kemampuan mereka. Fenomena ini telah ada sejak zaman dahulu, tetapi semakin umum terjadi dalam bidang politik. Dalam konteks sejarah, kronisme sering terlihat dalam pilihan pejabat yang tidak berdasarkan kemampuan atau keahlian mereka, tetapi lebih berdasarkan hubungan pribadi atau kekerabatan. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat dan kurangnya efektivitas dalam menjalankan pemerintahan. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata kronisme dalam kalimat yang alami: - Pemerintah di daerah itu dituduh melakukan kronisme dalam merekrut pejabat, sehingga kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi. - Kronisme yang terjadi dalam partai politik tersebut menyebabkan kehilangan kepercayaan masyarakat. - Pemimpin yang tidak menghargai kualifikasi seseorang dalam memilih timnya dituduh melakukan kronisme. Kronisme memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks politik, kronisme dapat menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat dan kehilangan legitimasi pemerintahan. Dalam konteks sosial, kronisme dapat menyebabkan ketidakadilan dan ketidaksetaraan dalam memperoleh kesempatan dan sumber daya. Oleh karena itu, penting untuk menyadari dan menghindari perilaku kronisme agar kehidupan masyarakat dapat lebih adil dan efisien.