Arti Kata "kupat-kapit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kupat-kapit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kupat-kapit

ku·pat-ka·pit Jk v berkibas-kibas (tt ekor dsb); terjuntai berayun-ayun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kupat-kapit"

📝 Contoh Penggunaan kata "kupat-kapit" dalam Kalimat

1.Ekor kucing kupat-kapit di pagar rumah kami.
2.Dalam tarian tradisional Jawa, penari harus kupat-kapit untuk menunjukkan kelincahan.
3.Anak-anak di taman bermain kupat-kapit dengan ekor boneka mereka.
4.Pelaut yang sedang berlayar harus berhati-hati agar tidak kupat-kapit dengan ombak besar.
5.Dalam proses penyembuhan, keseimbangan tubuh harus terjaga agar tidak kupat-kapit.

📚 Artikel terkait kata "kupat-kapit"

Mengenal Kata 'kupat-kapit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kupat-kapit" dalam Bahasa Indonesia

Kata kupat-kapit sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan gerakan berayun-ayun atau berkibas-kibas, biasanya mengacu pada ekor hewan atau objek lainnya. Dalam sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari kebiasaan manusia untuk menggambarkan gerakan hewan yang bermain atau bermain-main. Dalam beberapa kasus, kupat-kapit juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan atau emosi seseorang yang sedang bermain atau bermain-main dengan situasi. Dalam kehidupan sehari-hari, kupat-kapit sering digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Anak-anak itu sedang kupat-kapit di taman, bermain dengan ekor anjing mereka." Atau, "Ketika saya sedang berenang, saya merasa seperti kupat-kapit di permukaan air, bebas dan bahagia." Dalam contoh-contoh ini, kata kupat-kapit digunakan untuk menggambarkan perasaan atau situasi yang santai dan menyenangkan. Dalam budaya Indonesia modern, kupat-kapit juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam kegiatan olahraga seperti berenang atau bermain sepak bola, atlet sering menggambarkan gerakan mereka sebagai kupat-kapit. Dalam konteks ini, kata ini digunakan untuk menggambarkan kecepatan dan kekuatan gerakan atlet. Dalam kehidupan sehari-hari, kata kupat-kapit juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan atau emosi seseorang yang sedang bermain atau bermain-main dengan situasi.