Arti Kata "kutung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kutung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kutung

ku·tung a terpotong; buntung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kutung"

📝 Contoh Penggunaan kata "kutung" dalam Kalimat

1.Kulit sayuran itu sudah kutung dan tidak dapat dikonsumsi lagi.
2.Pemotongan pipa utama menyebabkan pipa tersebut kutung dan tidak dapat digunakan.
3.Dalam proses pembuatan kerajinan tangan, bahan yang kutung dapat digunakan sebagai bahan dasar.
4.Karena kutung, pohon itu tidak dapat tumbuh dengan baik dan menjadi rusak.
5.kutung pada jalan itu menyebabkan lalu lintas menjadi macet dan berantakan.

📚 Artikel terkait kata "kutung"

Mengenal Kata 'kutung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kutung" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata kutung memiliki makna umum sebagai bagian yang terpotong atau buntung. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan bagian dari sesuatu yang terpisah atau terlepas dari bagian utamanya. Dalam bahasa Indonesia, kata kutung juga memiliki konotasi yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, seperti dalam penggunaan kata ini untuk menggambarkan bagian dari benda yang rusak atau tidak lengkap.

Penggunaan Kata Kutung dalam Kalimat

Kata kutung sering digunakan dalam kalimat-kalimat sehari-hari. Misalnya, "Saya mencari bagian kutung dari meja yang rusak ini." Atau, "Dia memiliki cedera pada kutung tumitnya." Dalam kalimat-kalimat seperti ini, kata kutung digunakan untuk menggambarkan bagian yang terpotong atau rusak.

Relevansi Kutung dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata kutung juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan bagian yang tidak lengkap atau rusak. Misalnya, jika seseorang memiliki perasaan tidak lengkap atau tidak utuh, maka kata kutung dapat digunakan untuk menggambarkannya. Dalam konteks ini, kata kutung memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks, yang tidak hanya terkait dengan bagian yang terpotong atau rusak, tetapi juga dengan perasaan dan emosi.