Arti Kata "laler" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "laler" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

laler

la·ler ? lalat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "laler"

📝 Contoh Penggunaan kata "laler" dalam Kalimat

1.Lalat biasanya menyebar dan menyebarkan bakteri di lingkungan masyarakat.
2.Lalat di taman bunga membuat saya tidak nyaman berada di sana.
3.Pengendalian lalat di rumah dapat dilakukan dengan menggunakan semprotan anti lalat.
4.Dalam ilmu biologi, lalat adalah contoh hewan yang memiliki siklus hidup yang kompleks.
5.Penggunaan lalat dalam pengobatan tradisional memiliki manfaat untuk mengobati beberapa penyakit.

📚 Artikel terkait kata "laler"

Mengenal Kata 'laler' - Inspirasi dan Motivasi

arti laler

Kata laler memiliki makna umum sebagai 'la·ler ? lalat' yang secara umum merujuk pada hewan kecil yang memiliki sayap dan biasa ditemukan di tempat-tempat yang lembab. Dalam konteks historis, laler sering dianggap sebagai hewan yang mengganggu, terutama di masa lalu ketika manusia masih berusaha untuk mengusirnya dari lingkungan mereka. Dalam beberapa budaya, laler juga dianggap sebagai simbol keberuntungan atau keberkahan. Laler sering ditemukan di tempat-tempat yang lembab, seperti di daerah sawah atau di sekitar tempat-tempat yang memiliki air. Mereka biasanya memakan makanan yang ada di sekitarnya, seperti sari buah atau sari sayuran. Berikut beberapa contoh penggunaan kata laler dalam kalimat yang alami: * "Di daerah sawah, laler sering ditemukan di sekitar tanaman padi." * "Saya tidak suka laler karena mereka sering mengganggu saya saat saya makan di luar ruangan." * "Di malam hari, laler sering terbang di sekitar lampu jalan." Dalam kehidupan sehari-hari, laler sering dianggap sebagai hewan yang mengganggu, tetapi mereka juga memiliki peran yang penting dalam ekosistem. Mereka membantu dalam proses penguraian bahan-bahan organik dan juga menjadi sumber makanan bagi hewan lain. Dalam budaya Indonesia modern, laler sering dianggap sebagai simbol keberuntungan atau keberkahan, terutama dalam beberapa tradisi adat istiadat.