Arti Kata "bangket" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bangket" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bangket

bang·ket /bangkét/ n 1 perjamuan resmi yg diadakan untuk menghormati tamu undangan; 2 kue, spt tarcis yg manis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bangket"

📝 Contoh Penggunaan kata "bangket" dalam Kalimat

1.Pada hari Minggu, keluarga kami menyelenggarakan bangket untuk mengucapkan selamat tinggal kepada tamu istimewa.
2.Pembangunan tempat ibadah itu dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara besar-besaran, termasuk menyajikan bangket untuk para donatur.
3.Dalam novel itu, bangket yang disajikan oleh sang pangeran tampak sangat sederhana namun elegan.
4.Kami diajarkan tentang pentingnya bangket dalam tradisi masyarakat adat, sehingga kita tidak akan pernah melupakan maknanya.
5.Pada malam itu, restoran itu menyajikan bangket khas daerah yang membuat para tamu sangat puas.

📚 Artikel terkait kata "bangket"

Mengenal Kata 'bangket' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bangket" - Perjamuan Resmi yang Menghormati Tamu

Kata "bangket" seringkali tidak terdengar lagi dalam percakapan sehari-hari, tetapi maknanya masih relevan dalam konteks makanan dan perjamuan. Menurut KBBI, bangket adalah perjamuan resmi yang diadakan untuk menghormati tamu undangan. Dalam arti yang lebih spesifik, bangket juga dapat merujuk pada kue atau makanan manis yang disajikan dalam perjamuan tersebut. Dalam sejarah, bangket merupakan bagian penting dari tradisi masyarakat Indonesia, terutama dalam acara-acara adat dan perayaan. Pada masa lalu, bangket seringkali diadakan oleh keluarga kaya untuk menghormati tamu-tamu mereka, yang biasanya merupakan para ulama, raja, atau orang-orang berpengaruh lainnya. Dalam perjamuan ini, bangket berfungsi sebagai simbol penghormatan dan kehormatan. Contoh penggunaan kata bangket dalam kalimat yang alami adalah: - "Pada hari ulang tahunnya, keluarga memutuskan untuk mengadakan bangket untuk menghormati tamu-tamu yang hadir." - "Di dalam bangket, kami menyajikan berbagai jenis kue manis yang lezat dan menggugah selera." - "Pada acara bangket yang diadakan oleh keluarga, kami dapat menikmati hidangan yang lezat dan perayaan yang meriah." Dalam kehidupan sehari-hari, kata bangket masih relevan dalam konteks perjamuan dan makanan. Banyak orang yang masih mengadakan perjamuan resmi untuk menghormati tamu-tamu mereka, dan bangket masih menjadi bagian penting dari perjamuan tersebut. Selain itu, kata bangket juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam acara-acara perayaan dan pesta.