Arti Kata "setagi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "setagi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

setagi

se·ta·gi ? setagen

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "setagi"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "setagi" dalam Kalimat

1.Saya menyetagi kertas itu dengan hati-hati sebelum membacanya.
2.Dia perlu menyetagi kebiasaan buruknya supaya bisa menjadi orang yang lebih baik.
3.Dalam proses produksi, bahan baku harus menyetagi dengan baik sebelum diolah.
4.Saya perlu menyetagi diri saya sendiri sebelum menghadapi wawancara.
5.Karena cuaca buruk, saya menyetagi perjalanan saya hari ini ke kantor.

πŸ“š Artikel terkait kata "setagi"

Mengenal Kata 'setagi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Setagi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata setagi memiliki arti resmi dalam bahasa Indonesia, yaitu 'seΒ·taΒ·gi ? setagen'. Kata ini memiliki makna yang unik dan mempunyai konteks historis yang menarik. Dalam bahasa Jawa, kata setagi digunakan untuk menggambarkan perpaduan antara dua hal yang berbeda, seperti perpaduan antara kekuatan dan kelemahan. Dalam konteks historis, kata setagi digunakan untuk menggambarkan struktur bangunan yang memiliki dua bagian yang berbeda, seperti struktur bangunan yang memiliki bagian atas dan bagian bawah. Struktur ini dapat dilihat pada beberapa bangunan bersejarah di Indonesia, seperti bangunan Masjid Agung Demak. Berikut beberapa contoh penggunaan kata setagi dalam kalimat yang alami: * "Bangunan masjid ini memiliki struktur setagi yang unik, dengan bagian atas yang lebih tinggi daripada bagian bawah." * "Perpaduan antara kekuatan dan kelemahan adalah contoh setagi yang baik dalam kehidupan sehari-hari." * "Struktur setagi dapat dilihat pada beberapa bangunan bersejarah di Indonesia, seperti bangunan Masjid Agung Demak." Kata setagi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan modern, kita seringkali dihadapkan pada situasi yang memerlukan perpaduan antara kekuatan dan kelemahan. Contohnya, dalam dunia bisnis, kita memerlukan kekuatan untuk menghadapi persaingan, namun juga perlu kelemahan untuk menjadi lebih fleksibel dan dapat beradaptasi dengan perubahan. Dengan demikian, kata setagi dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari.