Arti Kata "lambai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lambai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lambai

lam·bai, ber·lam·bai-lam·bai v berayun(-ayun) turun naik (spt daun tertiup angin);
me·lam·bai v 1 mengayun-ayun turun naik (spt daun-daunan tertiup angin): pohon nyiur ~ di sepanjang pantai; 2 menggerak(-gerak)kan tangan turun naik (untuk memanggil dsb): tangannya ~ dr tangga pesawat; 3 berkibar-kibar: Sang Saka ~ megah ditiup angin;
me·lam·bai-lam·bai v melambai;
me·lam·bai·kan v menggerak-gerakkan (tangan, saputangan, dsb) turun naik (ke kiri-kanan);
me·lam·bai-lam·bai·kan v melambaikan;
lam·bai·an n 1 gerakan tangan dsb turun naik (ke kiri-kanan); 2 ki panggilan; seruan; ajakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lambai"

📝 Contoh Penggunaan kata "lambai" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "lambai" dengan makna dan konteks yang berbeda:
2.Pada upacara pernikahan, para tamu melambaikan saputangan sebagai tanda selamat datang dan kebahagiaan.
3.Ibu mengajarkan anaknya untuk melambaikan tangan sebagai seruan untuk naik mobil.
4.lambai-lambai di atas pohon nyiur di sepanjang pantai menandakan musim hujan akan segera tiba.
5.Dalam lagu-lagu tradisional, kata "melambai" digunakan untuk menggambarkan gerakan tangan yang berayun-ayun turun naik.

📚 Artikel terkait kata "lambai"

Mengenal Kata 'lambai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lambai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lambai" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini menggambarkan gerakan tangan atau saputangan yang berayun turun naik, biasanya digunakan sebagai tanda penghormatan atau ajakan. Dalam konteks historis, kata lambai sering digunakan dalam ritual-ritual adat istiadat di masyarakat Indonesia, seperti dalam upacara pernikahan atau acara-acara besar lainnya.

Contoh Penggunaan Kata Lambai dalam Kalimat

Kata lambai sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketika kita ingin memanggil seseorang dari jarak jauh. Misalnya, "Ibu sedang menggendong bayi di tangannya dan melambai ke arah kita untuk meminta kita mendekat." Dalam kalimat ini, kata lambai digunakan untuk menggambarkan gerakan tangan Ibunda yang berayun turun naik untuk memanggil anaknya. Selain itu, kata lambai juga digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam sebuah upacara pernikahan. Misalnya, "Pada hari itu, pasangan muda melambaikan bendera merah dan putih sebagai simbol cinta dan kekuatan mereka." Dalam kalimat ini, kata lambai digunakan untuk menggambarkan gerakan bendera yang berayun turun naik sebagai simbol kekuatan cinta pasangan muda.

Relevansi Kata Lambai dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata lambai memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam beberapa daerah, kata lambai digunakan sebagai tanda penghormatan kepada orang tua atau orang yang lebih tua. Misalnya, "Kita melambai ke arah Ibunda untuk menghormatinya." Dalam kalimat ini, kata lambai digunakan sebagai tanda penghormatan kepada Ibunda. Dalam beberapa kesempatan, kata lambai juga digunakan sebagai ajakan untuk melakukan sesuatu. Misalnya, "Kita melambai ke arah kawan untuk meminta dia bergabung dengan kita." Dalam kalimat ini, kata lambai digunakan sebagai ajakan untuk bergabung dengan kawan. Dalam kesimpulan, kata lambai memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia, dan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia.