Arti Kata "setumpak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "setumpak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

setumpak

se.tum.pak Nomina (kata benda) satu tempat; satu bidang: setumpak desa; setumpak sawah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "setumpak"

📝 Contoh Penggunaan kata "setumpak" dalam Kalimat

1.setumpak desa terletak di tengah-tengah dataran tinggi yang hijau.
2.setumpak sawah yang luas itu menjadi sumber utama pendapatan petani setempat.
3.Di setumpak taman kota, banyak warga yang bersantai dan beristirahat.
4.setumpak kampus universitas terlihat sangat sibuk dengan banyak mahasiswa yang berlalu-lalang.
5.setumpak perbukitan yang indah itu menjadi destinasi wisata favorit bagi banyak pengunjung.

📚 Artikel terkait kata "setumpak"

Mengenal Kata 'setumpak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "setumpak" - Konsep Tradisional untuk Kehidupan Desa

Kata "setumpak" memiliki makna umum sebagai satu tempat atau satu bidang, biasanya digunakan untuk menggambarkan lahan atau wilayah yang terpisah dari daerah lain. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan dalam masyarakat pedesaan untuk mengidentifikasi sebuah tempat yang berdekatan dengan wilayah lain. Setumpak dapat berarti sebuah desa yang terisolasi, sawah yang terletak di sebuah lembah, atau bahkan sebuah lapangan yang terpisah dari daerah lain. Contoh penggunaan kata "setumpak" dalam kalimat yang alami adalah: * "Desa kami berada di setumpak hutan yang lebat, sehingga akses ke desa kami sangat terbatas." * "Sawah kami terletak di setumpak lembah, jadi kita harus berhati-hati saat menanam padi." Kata "setumpak" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks masyarakat pedesaan. Konsep setumpak masih digunakan hingga saat ini untuk menggambarkan sebuah tempat yang terpisah dari daerah lain. Dalam beberapa kasus, kata ini bahkan digunakan sebagai identitas budaya atau tradisi masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan penggunaan kata "setumpak" dalam konteks yang tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.