Arti Kata "langsai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "langsai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

langsai

1lang·sai a sudah terbayar semua (tt utang, janji); lunas: jika utang sudah -- , jangan lagi membuat utang baru

2lang·sai n tirai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "langsai"

📝 Contoh Penggunaan kata "langsai" dalam Kalimat

1.Kami telah melunasikan semua utang kepada bank, jadi tidak perlu lagi membuat pinjaman.
2.Sebelumnya, karyawan perusahaan ini belum melunasikan semua utang kepada bank, sehingga tidak dapat meminjam lagi.
3.Dalam masyarakat, kata 'langsai' digunakan untuk menggambarkan seseorang yang telah menyelesaikan semua kewajiban.
4.Pada akhir tahun ajaran, murid telah melunasikan semua utang belajar dengan baik dan mendapatkan nilai yang memuaskan.
5.Setelah lulus kuliah, alumni telah melunasikan semua utang pinjaman kepada bank dan siap untuk melanjutkan karir.

📚 Artikel terkait kata "langsai"

Mengenal Kata 'langsai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "langsai" - Inspirasi untuk Mengelola Utang

Kata "langsai" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti bahwa sudah terbayar semua utang atau janji yang telah ditanggung. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang telah melunas utangnya, sehingga tidak perlu membuat utang baru. Makna ini telah ada sejak lama dan dipengaruhi oleh kebudayaan Indonesia yang sangat mementingkan kejujuran dan tanggung jawab. Kata "langsai" sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti "Dia sudah langsai utangnya, sekarang dia tidak perlu menambah utang lagi." atau "Kami telah langsai semua utang kami, sehingga kami tidak perlu khawatir tentang pembayaran." Contoh lainnya adalah "Dia sudah langsai janjinya, sehingga kami dapat percaya padanya lagi." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "langsai" memiliki relevansi yang sangat penting. Banyak orang yang memiliki utang, tetapi tidak pernah melunasnya. Dengan demikian, mereka tidak pernah bisa langsai utang mereka dan harus terus menambah utang baru. Oleh karena itu, penting untuk mengelola utang dengan bijak dan selalu berusaha untuk langsai semua utang yang telah ditanggung. Dalam budaya Indonesia modern, kata "langsai" dianggap sebagai simbol kejujuran dan tanggung jawab, sehingga sangat penting untuk menggunakannya dengan tepat.