Arti Kata "lantang" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lantang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
lantang
lan·tang a 1 jelas dan nyaring kedengaran: komandan memberi aba-aba dng --; 2 jelas dan bebas kelihatan (tidak ada yg menghalangi): taman itu membuat pemandangan yg -- ke laut;
me·lan·tang a menjadi lantang;
me·lan·tang·kan v 1 membuat (suara) kuat dan nyaring: untuk mengusir orang yg bandel itu, dia menghardik sambil ~ suaranya; 2 menjadikan bebas lepas (tt penglihatan, pemandangan);
ke·lan·tang·an n Ling intensitas penanggapan atas bunyi, tergantung dr kombinasi frekuensi dan amplitudo gelombangnya; bersifat subjektif krn tidak dapat diukur, spt frekuensi dan amplitudo; tingkat kelantangan dapat ditandai dng desingan desibel
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lantang"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lantang"
📝 Contoh Penggunaan kata "lantang" dalam Kalimat
1.Kemudian, komandan memerintahkan pasukan dengan aba-aba lantang agar siap untuk melawan musuh.
2.Gitar yang dimainkan oleh anak muda itu mengeluarkan suara yang lantang dan menarik perhatian pengunjung.
3.Dalam pertunjukan teater, aktor mengucapkan dialognya dengan suara yang lantang agar semua penonton dapat mendengarnya.
4.Pemandangan laut yang lantang dan bebas kelihatan membuat saya merasa lebih tenang dan damai.
5.Dosen meminta mahasiswa untuk mengadakan diskusi yang lantang dan terbuka agar dapat memecahkan masalah yang dihadapi.