Arti Kata "latensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "latensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

latensi

la·ten·si /laténsi/ n sifat sukar mengubah kebiasaan; sifat laten

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "latensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "latensi" dalam Kalimat

1.Keterampilan belajar seseorang menunjukkan latensi yang kuat dalam menyesuaikan diri dengan situasi baru.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, latensi dapat berdampak besar pada kemampuan seseorang untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
3.Pada awalnya, kebiasaan merokok menunjukkan latensi yang luar biasa pada seseorang yang telah berusaha meninggalkannya.
4.Dalam proses pembelajaran, latensi dapat mempengaruhi kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep baru.
5.Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa latensi sangat berpengaruh dalam memotivasi seseorang untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi.

📚 Artikel terkait kata "latensi"

Mengenal Kata 'latensi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "latensi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "latensi" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini dapat diartikan sebagai sifat sukar mengubah kebiasaan atau sifat laten. Sejarahnya, kata latensi berasal dari bahasa Latin "latere," yang berarti "tersembunyi" atau "tidak terlihat." Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan sifat manusia yang sulit berubah atau berubah lambat.

Contoh Penggunaan Kata "latensi" dalam Kalimat

Kata latensi sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan sifat manusia yang sulit berubah. Misalnya, "Dia memiliki sifat latensi yang kuat dalam berolahraga, sehingga dia selalu menolak untuk berhenti." Contoh lainnya adalah, "Sifat latensi dalam bersosialisasi membuatnya menjadi orang yang introvert dan sulit bergaul dengan orang lain." Selain itu, "Kebiasaan latensi dalam makan makanan yang tidak sehat membuatnya menjadi orang yang rentan terhadap penyakit."

Relevansi Kata "latensi" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata latensi memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan sifat manusia yang sulit berubah atau berubah lambat. Misalnya, "Sifat latensi dalam berpakaian membuatnya menjadi orang yang selalu mengenakan pakaian yang sama setiap hari." Selain itu, "Kebiasaan latensi dalam menggunakan teknologi membuatnya menjadi orang yang sulit beradaptasi dengan perubahan teknologi." Dengan demikian, kata latensi dapat digunakan untuk menggambarkan sifat manusia yang sulit berubah atau berubah lambat dalam berbagai konteks.