Arti Kata "merangah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merangah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merangah

me.ra.ngah Verba (kata kerja) berlaku (bertindak) congkak (angkuh, pongah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merangah"

📝 Contoh Penggunaan kata "merangah" dalam Kalimat

1.Dia merangah ketika mendengar kritik dari rekan kerja.
2.Pemimpin politik yang merangah karena tidak mendapatkan perhatian dari publik.
3.Dia merangah karena tidak mendapatkan jawaban yang tepat dari guru.
4.Pemuda itu merangah karena tidak bisa membeli mobil mewah.
5.Mereka merangah karena harus menunggu lama untuk mendapatkan tiket pesawat.

📚 Artikel terkait kata "merangah"

Mengenal Kata 'merangah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "merangah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "merangah" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan perilaku seseorang yang angkuh, pongah, atau congkak. Makna ini telah ada sejak lama dan dipengaruhi oleh budaya Indonesia yang kaya. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin berasal dari perilaku bangsawan atau orang kaya yang merasa diri lebih tinggi daripada orang lain.

Contoh Penggunaan Kata "merangah" dalam Kalimat

Banyak contoh penggunaan kata "merangah" dalam kalimat yang alami. Contohnya, "Dia tampak sangat **merangah** saat melihat teman-temannya yang lebih miskin." Atau, "Dia tidak pernah mau membantu saya karena merasa lebih penting daripada saya." Dalam kedua contoh ini, kata "merangah" digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang angkuh dan congkak.

Relevansi Kata "merangah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "merangah" sangat relevan dalam menggambarkan perilaku seseorang yang sombong dan congkak. Bahkan dalam budaya Indonesia modern, kata ini masih digunakan untuk mengkritik perilaku seperti itu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna kata "merangah" dan menggunakan kata ini dengan tepat dalam percakapan sehari-hari.