Arti Kata "lawazim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lawazim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lawazim

la·wa·zim n Isl kewajiban yg harus dilaksanakan (berupa amar makruf, nahi munkar, dan berjuang di jalan Allah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lawazim"

📝 Contoh Penggunaan kata "lawazim" dalam Kalimat

1.Sebagai Muslim, kita memiliki kewajiban untuk melakukan lawazim dalam kehidupan sehari-hari.
2.Pendidikan Islam juga mengajarkan tentang pentingnya melakukan lawazim dalam berinteraksi dengan masyarakat.
3.Dalam Islam, lawazim diartikan sebagai kewajiban untuk selalu berbuat yang baik dan menolak yang buruk.
4.Sebagai pengikut agama Islam, kita diharapkan dapat melakukan lawazim dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
5.Mengutip kitab hadits, Rasulullah SAW menjelaskan pentingnya melakukan lawazim dalam beribadah dan berinteraksi dengan masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "lawazim"

Mengenal Kata 'lawazim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lawazim" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lawazim" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks Islam, yang mengacu pada kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim. Lawazim adalah kewajiban untuk melakukan perbuatan yang baik, seperti amar makruf dan nahi munkar, serta melakukan perjuangan di jalan Allah. Dalam sejarah Islam, konsep lawazim telah menjadi pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lawazim" digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Dia harus melakukan lawazim sebagai seorang Muslim, seperti beribadah, berzakat, dan berpuasa." Atau, "Dia sangat termotivasi untuk melakukan lawazim setiap hari, agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik." Dalam konteks ini, lawazim bukan hanya kewajiban, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan diri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam budaya Indonesia modern, konsep lawazim masih sangat relevan. Banyak orang yang mencari inspirasi dan motivasi untuk melakukan perbuatan baik dan menjadi pribadi yang lebih baik. Lawazim menjadi pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks agama Islam. Dengan melakukan lawazim, seseorang dapat meningkatkan diri dan menjadi pribadi yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.