Arti Kata "sarkolema" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sarkolema" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sarkolema

sar·ko·le·ma /sarkoléma/ n Zool kulit luar urat yg sangat tipis dan berbentuk spt pembuluh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sarkolema"

📝 Contoh Penggunaan kata "sarkolema" dalam Kalimat

1.Berdasarkan definisi sarcolemma, berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata tersebut:
2.Sarcolemma adalah lapisan tipis yang melindungi dan mengandung reseptor sensorik pada otot rangka manusia.
3.Dalam histologi, sarcolemma adalah kulit luar urat otot yang melindungi dan memungkinkan interaksi dengan lingkungan sekitar.
4.Sarcolemma berperan penting dalam proses kontraksi otot, karena mengandung ion kanal yang mengatur pergerakan ion pada otot.
5.Berdasarkan penelitian, sarcolemma memiliki struktur dan fungsi yang unik, sehingga memungkinkan interaksi dengan neurotransmitter pada neuron otot.

📚 Artikel terkait kata "sarkolema"

Mengenal Kata 'sarkolema' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sarkolema" - Struktur Tubuh yang Penting

Kata "sarkolema" mungkin tidak terdengar familiar pada telinga kita, tetapi dalam dunia biologi, kata ini memiliki makna yang sangat penting. Secara harfiah, sarkolema merupakan kulit luar urat yang sangat tipis dan berbentuk seperti pembuluh. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "sarkos" yang berarti "daging" dan "lema" yang berarti "kulit". Sejarah perkembangan kata sarkolema terkait erat dengan penemuan dan pengembangan ilmu biologi. Dalam abad ke-19, ilmuwan mulai mempelajari struktur tubuh hewan dan manusia, sehingga kata sarkolema menjadi penting dalam memahami struktur dan fungsi tubuh. Sarkolema memiliki peran penting dalam tubuh, terutama dalam sistem saraf. Dengan struktur yang tipis dan berbentuk seperti pembuluh, sarkolema membantu mengirimkan sinyal listrik dari neuron ke neuron lainnya. Tanpa sarkolema, sistem saraf tidak akan dapat berfungsi dengan baik. Contoh penggunaan kata sarkolema dalam kalimat alami adalah: * "Struktur sarkolema pada neuron sangat penting dalam proses transmisi sinyal." * "Ilmuwan telah menemukan bahwa sarkolema memiliki peran penting dalam penyakit neurodegeneratif." * "Sistem saraf manusia terdiri dari neuron yang dilindungi oleh sarkolema." Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak langsung melihat sarkolema, tetapi kita dapat memahami pentingnya kata ini dalam struktur tubuh. Dalam budaya Indonesia modern, pengetahuan tentang sarkolema dapat membantu kita memahami bagaimana tubuh kita bekerja dan bagaimana kita dapat menjaganya.