Arti Kata "lidah terganjal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lidah terganjal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lidah terganjal

tidak dapat berkata-kata (karena kaget, sedih, gembira, dan sebagainya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lidah terganjal"

📝 Contoh Penggunaan kata "lidah terganjal" dalam Kalimat

1.Dia menjadi lidah terganjal ketika mendengar berita tentang kematian ayahnya.
2.Siswa itu menjadi lidah terganjal ketika mendengar pertanyaan itu, lalu terdiam.
3.Ia menjadi lidah terganjal ketika melihat kekasihnya meninggalkannya tanpa alasan.
4.Pada hari itu, ia menjadi lidah terganjal ketika melihat pemandangan indah di tepi laut.
5.Ketika mendengar kabar baik itu, ia menjadi lidah terganjal dan tidak bisa berbicara apa-apa.

📚 Artikel terkait kata "lidah terganjal"

Mengenal Kata 'lidah terganjal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lidah Terbangun" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lidah terganjal" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak dapat berkata-kata karena kaget, sedih, gembira, atau emosi lainnya. Dalam konteks historis, kata ini mungkin dipengaruhi oleh perasaan takut atau tidak berani mengungkapkan pendapat sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin pernah mengalami situasi di mana kita tidak dapat berkata-kata karena terganjal oleh emosi atau perasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang lain menggunakan kata "lidah terganjal" untuk menggambarkan keadaan mereka. Contohnya, "Ia terdiam dengan lidah terganjal karena mendengar berita buruk tentang keluarganya." Atau, "Dia tidak dapat berkata-kata karena lidahnya terganjal dengan emosi yang kuat." Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kesulitan dalam berbicara, seperti "Dia memiliki lidah terganjal karena penyakit yang dialaminya." Kata "lidah terganjal" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sosial, kita sering melihat orang lain menggunakan kata ini untuk menggambarkan keadaan mereka. Contohnya, dalam kehidupan beragama, kita sering melihat orang lain menggunakan kata ini untuk menggambarkan perasaan mereka setelah mendengar berita tentang keadaan agama. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga dapat menggunakan kata ini untuk menggambarkan keadaan kita sendiri, seperti "Saya terdiam dengan lidah terganjal karena mendengar berita baik tentang karir saya."